Kegiatan diskusi dipimpin oleh Waka Polres Tapanuli Tengah Kompol K. Nababan bersama Ketua FKUB sekaligus Ketua MUI Kab. Tapteng Ustad Drs. H. Ngadiman KS.
Dalam hal ini, Waka Polres Tapteng Kompol K. Nababan menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan Moderasi Beragama ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi moderasi beragama, sebagai sarana memperkuat semangat beragama dan komitmen berbangsa di Indonesia adalah beragama serta meningkatkan kemaslahatan kehidupan yang harmonis damai toleran menuju Indonesia maju serta pengukuhan agen moderasi beragama.
"Jadi Moderasi beragama adalah cara pandang kita dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri. Ekstremisme, radikalisme, ujaran kebencian (hate speech), hingga retaknya hubungan antarumat beragama, merupakan problem yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini," pesannya.
Selain itu juga diterima dukungan dari Instansi dalam forum seperti Kemenag Kab. Tapanuli Tengab berharap agar hubungan antar umat beragama di Kab. Tapanuli Tengah terjalin dengan humanis, serta mempererat Tali Persaudaraan antar umat agama.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kemenag Kab. Tapteng H. Julsukri Limbong, S. Ag, M. Ag, Ketua Alwasliyah Kab. Tapteng H. Safari Hasibuan, Perwakilan dari FKUB Kab. Tapteng Pendeta Yanuari Halawa, Personil Sat Binmas Polres Tapteng, Bhabinkamtibmas Polsek Pinangsori, Muslimat NU Kab. Tapteng, Perwakilan dari Kantor KUA se Kab. Tapteng, Perwakilan dari Guru sekolah MTS dan Min dan Perwakilan dari Katolik Sr. Raimunda Purba.