Puluhan masyarakat yang tergabung di dalam SPMI Serikat Pekerja Metal Indonesia dan Komite Eksekutif Partai Buruh Labuhanbatu Utara mendatangi Kantor Bupati Labura menyampaikan aspirasinya tentang memperjuangkan nasib buruh dan menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang dianggap tidak memihak kepada hak-hak buruh.
Kegiatan berlangsung hari Senin, 1 Mei 2023 di Kantor Bupati Labura Jl. Lintas Sumut Pajak Inpres Aek Kanopan.
Untuk keamanan kegiatan tersebut tampak para massa aksi ini berjalan dari gerbang kantor Bupati Labura menuju aula Dewi Syukur kantor Bupati Labura itu dikawal oleh puluhan aparat kepolisian dan TNI.

Setelah massa aksi menyampaikan orasi tuntutannya, pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam hal ini Bupati Labuhanbatu Utara yang diwakili oleh Sekdakab Labura H. M. Suib , SPd. MM didampingi oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Labuhanbatu Utara menyambut massa aksi kemudian mengajak masuk kedalam aula Dewi Syukur untuk membahas apa yang menjadi tuntutan massa aksi.
Usai menyampaikan sambutannya, Sekdakab Labura H. M. Suib, SPd. mempersilahkan kepada pimpinan aksi untuk menyampaikan tuntutannya. Adapun bentuk tuntutan yang disampaikan oleh Arwinsyah Pandiangan Ketua Komite Eksekutif Partai Buruh Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam suratnya ialah sebagai berikut, Cabut Omnibus law-UU Cipta kerja Cabut Undang Undang terkait Parlamatary Threshold 4%, Tolak RUU Omnibus law Kesehatan, Sahkan RUU PRT, Bayarkan upah sesuai UMK Labuhanbatu Utara), Tindak tegas pengusaha yang membayar upah di bawah UMK, Selesaikan kasus bonus pengurus FSPMI di PT.Smart TBK dan kasus BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan PMKS PT.Serba Huta Jaya (SHJ), Hentikan mutasi dan intimidasi untuk karyawan PT. Milano Marbau.
Setelah masa aksi menyampaikan tuntutannya H. M. Suib mengatakan akan menindaklanjuti apa yang telah disampaikan kepada pemerintah kabupaten Labuhanbatu Utara dan pihaknya akan menindaklanjuti hal itu selama dua hari kedepan.
"Berikan kami kesempatan selama dua hari kami akan menindaklanjuti hal yang merupakan kewenangan kami", ucap Suib.
Setelah saling menyampaikan pendapatnya masing-masing Polres Labuhanbatu dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara terlihat memberikan bingkisan berupa tas merah yang bertuliskan Polres Labuhanbatu kepada para massa aksi.
Hadir pada acara tersebut, dari Pemerintah Daerah Labura H. M. Suib selaku Sekdakab Labura didampingi oleh Kadisnaker Kab. Labura, dan dari kepolisian Kompol Hermansyah Siagian selaku Waka Polres Labuhanbatu, didampingi oleh IPTU Ghulam Yanuar Lutfi, Kapolsek Kualuh Hulu, AKP JR. Ginting Kapolsek Aek Natas, AKP J. Pasaribu Kapolsek Marbau, serta TNI AD dari Koramil 01 Aek Kanopan Kodim 02/09 Labuhanbatu.
Pantauan media ini acara yang dilaksanakan tersebut berjalan dengan khidmat dan aman terkendali yang dikawal oleh puluhan personil TNI dan Polri.