Al Jam’iyatul Washliyah Kota Tebing Tinggi kembali meneguhkan eksistensinya dalam dunia pendidikan dan sosial keumatan melalui pelantikan Pengurus Daerah periode 2025–2030. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 16 Desember, bertempat di Gedung Hj. Sawiyah, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh nuansa kebersamaan.
Pelantikan kepengurusan dilakukan oleh Pimpinan Wilayah Al Jam’iyatul Washliyah Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, didampingi H. Alim Nur Nasution, SE, MM. Acara ini turut dihadiri Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih, Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Sakti Khadafi Nasution, perwakilan Polres Tebing Tinggi, Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi, serta jajaran pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam dan organisasi kepemudaan Islam.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Tebing Tinggi terpilih, Fahmudin Siregar, menegaskan kesiapan organisasi yang dipimpinnya untuk membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Ia menyampaikan bahwa Al Jam’iyatul Washliyah akan mendukung penuh visi dan misi Wali Kota Tebing Tinggi dalam mewujudkan kota yang maju, religius, dan sejahtera, serta terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penguatan program pendidikan dan pemberdayaan umat.
Sementara itu, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara dalam arahannya menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri. Menurutnya, kolaborasi, inovasi, dan komunikasi yang berkesinambungan dengan pemerintah serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah merupakan kunci untuk memperluas peran Al Jam’iyatul Washliyah dalam pembangunan bangsa.
Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk memperkuat silaturahmi dan menjaga soliditas organisasi agar kehadiran Al Jam’iyatul Washliyah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Al Jam’iyatul Washliyah Kota Tebing Tinggi diharapkan mampu terus berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak, sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.