Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah dalam waktu dekat ini akan menggelar Muktamar ke XVIII yang akan dipusatkan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Rencananya, Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke XVIII yang bertujuan untuk menentukan struktur kepemimpinan yang baru di tubuh Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2023 - 2027, akan digelar pada tanggal 20 s.d 24 Februari 2023 mendatang.
Menurut informasi yang dirangkum awak media, dalam Muktamar ini untuk tingkat Kabupaten/Kota atau setiap Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Masing masing mempunyai 2 suara dari 514 daerah masing masing.
Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Binjai, Ahmad Hidayat. Menurutnya, untuk PDPM di 514 daerah masing masing mempunyai 2 suara, sehingga total suara dari Pimpinan Daerah sebanyak 1028 suara.
"Benar, dari masing masing Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah mempunyai 2 suara, yaitu Ketua dan satu suara lagi berdasarkan hasil pleno beberapa hari lalu yang kami gelar yaitu Sekjen," ungkap Ahmad Hidayat saat dikonfirmasi awak media, Minggu (12/2) siang.
Saat disinggung siapa sosok arah dukungan PD Pemuda Muhammadiyah Kota Binjai pada Muktamar XVIII nanti, Dayat belum bisa menjawabnya.
"Untuk mekanisme pemilihan Ketua Umum akan dilaksanakan dengan sistem formatur. Jadi nantinya peserta muktamar akan terlebih dahulu memilih calon menjadi 11 atau 13 nama formatur," urainya.
Sebagai Ketua PD Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Hidayat juga mengaku akan menghadiri Muktamar XVIII yang akan digelar di Balikpapan.
"Insya Allah kita akan berangkat ke lokasi muktamar pada tanggal 21 Februari mendatang bersama rekan rekan lainnya," beber Ahmad, seraya mengatakan, sekitar 4 orang perwakilan dari PD Pemuda Muhammadiyah Kota Binjai akan berangkat kelokasi kegiatan nantinya.
"Mohon doa dari masyarakat, khususnya warga Binjai, agar pada Muktamar nanti akan terpilih Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah yang benar benar amanah dan faham akan organisasi yang dipimpinnya," demikian tutup Ahmad Hidayat diakhir ucapannya.
Diketahui, pada tanggal 20 s.d. 24 Februari 2023, PP Pemuda Muhammadiyah akan menggelar Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVIII yang dipusatkan di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Tujuannya yaitu untuk menentukan struktur kepemimpinan yang baru di tubuh Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2023 – 2027.
Adapun mekanisme pemilihan Ketua Umum dilaksanakan dengan sistem formatur, dimana peserta muktamar akan memilih calon formatur menjadi 13 nama formatur dan untuk dapat menjadi calon formatur harus mendapat 5 (lima) rekomendasi tertulis dari Pimpinan Wilayah (PWPM).
Peserta muktamar terdiri dari unsur Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) memiliki 40 suara, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) di 34 wilayah masing-masing 4 suara (136 suara), dan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) di 514 daerah masing-masing 2 suara (1028 suara), sehingga jumlah pemilik suara sebanyak 1204 suara yang akan memilih 13 formatur.