Kamis, 21 Mei 2026

Mohon dukungan masyarakat Sumut, besok Zainuddin Purba akan kembali aksi tunggal di Mapoldasu

Medan (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Selasa, 22 Nov 2022 12:42
Postingan pernyataan Zainuddin Purba
Dok. Istimewa

Postingan pernyataan Zainuddin Purba

Narkoba, kata ini tentu tak asing bagi semua lapisan masyarakat. Ya, narkoba merupakan barang terlarang dan dapat merusak siapa saja yang mengkonsumsinya.

Meski barang tersebut mendapatkan label haram, tetapi barang itu masih beredar di tengah tengah masyarakat. Sampai sampai ada yang membuat barak layaknya pasar, seperti di pinggiran Kota Binjai misalnya. 

Tidak banyak yang berani memerangi barak barak narkoba itu. Bahkan, masyarakat pun seakan pasrah dengan kondisi keluarganya yang kerap melangkahkan kaki ke tempat transaksi narkoba tersebut.
Melihat kondisi ini, anggota DPRD Sumut H. Zainuddin Purba SH, mengambil sikap dan memilih berjuang seorang diri. Tindakannya itu pun menuai pro dan kontra, ada yang menilai kepentingan dan ada juga yang menilai murni untuk membantu masyarakat.

Seperti yang akan dilakukan oleh anggota DPRD Sumut dari fraksi Partai Golkar ini. Untuk kedua kalinya, ia akan menggelar aksi tunggal di Mapolda Sumut. Sebab menurutnya, hingga saat ini barak barak narkoba masih marak di Sumatera Utara, khususnya yang berada tidak jauh dari kediamannya. 
Akan dilakukannya aksi tunggal di Mapolda Sumut tersebut dibenarkan oleh legislator dari Partai berlambang pohon Beringin ini. Aksinya itu akan digelar pada Rabu, 23 November 2022. Untuk itu, ia mohon doa dan dukungan dari masyarakat, khususnya warga Sumatera Utara.
"Mohon doa dan dukungan, saya akan kembali melaksanakan demo tunggal di Mapoldasu pada Rabu, 23 November 2022, karena barak barak narkoba masih terus beroperasi serta peredaran narkoba masih marak di Sumatera Utara, khususnya terus beroperasinya barak narkoba yang kenal hukum didekat tempat tinggal saya," tulisnya dalam akun media sosial Facebook miliknya @Zainuddin Purba. 

Dijelaskan pria yang akrab disapa Pak Uda ini, awal pertama dirinya mengambil sikap perangi narkoba seorang diri, karena melihat banyaknya masyarakat di daerah tempat tinggalnya datang dan mengadu kondisi anak maupun suaminya yang kecanduan narkoba. 

Pada umumnya, ungkap pria yang pernah 2 periode menjabat sebagai Ketua DPRD Binjai ini, yang kerap datang ke rumahnya adalah kaum ibu ibu. Beberapa orang dari mereka menceritakan jika anak maupun suaminya sudah nekat mencuri harta benda yang ada di rumah demi membeli sabu. 
produk kecantikan untuk pria wanita

"Mereka (kaum ibu-red) yang datang bisa 2-3 orang atau lebih. Bahkan dalam satu bulan, bisa mencapai 15 orang. Ibu ibu itu menangis. Mereka tidak tahu harus berbuat apa," ucap Pak Uda, Selasa (22/11). 

Atas dasar kondisi itu, sebut Zainuddin Purba, dirinya terpanggil untuk memerangi narkoba. "Niatnya tidak ada yang lain, hanya menyelematkan masyarakat dan tidak ada persoalan pribadi saya dengan siapa pun," tegasnya. 

Sebagai wakil rakyat, Zainuddin Purba mengerahkan semua kemampuannya. Sampai sampai dirinya menggelar aksi tunggal di Poldasu beberapa waktu lalu, tepatnya pada Jumat (12/8) lalu. 

iklan peninggi badan
Aksi tunggal itu membuahkan hasil. Barak-barak narkoba yang berdekatan dengan tempat tinggalnya itu diratakan petugas Polrestabes Medan. Namun, tindakan itu tidak sesuai dengan harapan Zainuddin Purba. 

"Saya melihat tindakan itu seperti main main. Karena setelah diratakan, malamnya transaksi kembali berjalan dan berlangsung sampai saat ini," beber mantan Ketua DPRD Binjai itu. 

Karena barak masih buka dan masyarakat terus berdatangan ke kediamannya, Zainuddin Purba pun berencana melakukan aksi tunggal kedua di Poldasu pada 23 November 2022, esok hari. 

"Benar, besok saya akan menggelar aksi tunggal di Mapoldasu. Pemberitahuan aksi tersebut sudah saya sampaikan kepada Kapolda Sumut melalui surat resmi," ujar Pak Uda.
Disinggung adanya ancaman saat perangi narkoba, Zainuddin Purba tersenyum lebar. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada bandar yang memberikan ancaman sebagaimana yang ditakutkan masyarakat. 

"Tidak ada ancaman, yang ada saya diajak lobi lobi. Saya diminta tidak ribut lagi dengan tawaran dikasi uang. Tapi bukan itu yang saya cari. Saya mau barak barak itu tutup permanen. Kalau pun saya mati disebabkan perangi narkoba ini, itu lebih baik dari pada saya mati sia-sia," pungkasnya. 

Adanya ajakan lobi lobi mengisyaratkan oknum kepolisian mendapat ajakan yang sama dari sang bandar. Menanggapi hal itu, Zainuddin tidak menepis hal tersebut. 

"Ya tidak tertutup kemungkinan begitu. Tapi masih banyak polisi baik. Jika ada oknum polisi yang mengaku sulit ungkap bandarnya, apalagi oknum itu miliki jabatan, lebih baik diganti saja dengan polisi yang baik dan mampu bersihkan barak narkoba di Sumatera Utara ini," cetusnya.
"Polisi menjadi penyelamat nyawa masyarakat dalam hal narkoba. Teroris yang bergerak tersembunyi saja bisa ditangkap, apalagi bandar narkoba. Saya pikir ini tinggal keseriusan saja. Tindakan sebelumnya saya nilai belum serius," tambahnya. 

Zainuddin berharap, agar Kapoldasu segera bertindak dan lebih serius melakukan penanganannya. "Jika aksi ke dua nanti tidak ada tindakan, saya akan terus berjuang. Saya akan terus berjuang sampai masa jabatan sebagai wakil rakyat berakhir. Intinya, bersihkan narkoba untuk generasi emas di tahun 2045," demikian tutup H Zainuddin Purba SH. 
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later