Menanggapi video Pidato anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra HR Muhammad Syafi'i yang menyebut kalau "Bupati perlu diajarkan Pancasila" membuat Sayap Muda Sergai gerah.
Dari informasi yang beredar, video tersebut direkam pada saat HR Muhammad Syafi'i melakukan reses di Pekan Lelo, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) beberapa waktu yang lalu.
Ketua Sayap Muda Sergai, Yudi Ardiansyah kepada wartawan, Minggu (20/3/2022), mengatakan bahwa ia merasa kalau pidato yang disampaikan HR Muhammad Syafi'i tersebut diduga dapat menimbulkan kontroversi dan bisa memancing kegaduhan di tengah masyarakat.
Untuk itu ia pun mendesak pimpinan Partai Gerindra agar memanggil kader partainya tersebut.
"Sayap muda Serdang Bedagai mendesak pimpinan Partai Gerindra agar memanggil kader partai mereka yang kami anggap dapat menimbulkan kontroversi yang berujung memancing kegaduhan di tengah masyarakat, dengan melontarkan kata kata yang seakan- akan Bupati Serdang Bedagai tidak memahami Pancasila dan perlu belajar Pancasila," katanya.
"Kami, Sayap Muda Serdang Bedagai berdiri sebagai kontrol sosial masyarakat, dimana kami selalu memberikan saran dan masukan hingga kritik pedas untuk melihat Serdang Bedagai berubah lebih baik dalam pembangunan dan sumber daya manusianya", ungkap Yudi.
Lebih lanjut Yudi menyampaikan, bahwa program Bupati Sergai Darma Wijaya sangat baik dan pro rakyat, maka dari itu Sayap Muda Sergai merasa tersinggung atas ucapan HR Muhammad Syafi'i dan mendesak Pimpinan Partai Gerindra melakukan teguran pada kadernya tersebut.
"Program- program Bupati Sergai di bawah pimpinan H. Darma Wijaya sangat baik dan pro rakyat untuk kemajuan Sergai. Kami pastikan dan yakin Bupati Sergai adalah pemimpin yang Pancasilais. Maka dari itu kami atas nama sayap muda Serdang Bedagai merasa tersinggung atas lontaran kata- kata pedas sang politisi partai Gerindra tersebut, dan kami mendesak pimpinan partai Gerindra melakukan teguran kepada kadernya tersebut dan meminta maaf kepada Bupati Serdang Bedagai", tandasnya.