Menyikapi video Romo Syafii, yang notabene anggota DPR RI dari fraksi Gerindra yang menyebutkan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) perlu diajarkan Pancasila, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Sergai Zulfansyah SH pun angkat bicara.
Didampingi sejumlah Kader, Ketua MPC PP Sergai kepada wartawan di Rumah Makan Cindelaras di Sei Rampah, sabtu (19/3/2022) mengaku sangat kecewa dengan pernyataan (pidato) dari HR Muhammad Syafii tersebut.
Pidato itu, kata Zulfansyah, jelas sangat melukai hati kader PP di Kabupaten Sergai.
"Selaku Kader PP kami merasa kecewa. Terlepas jabatannya, Bupati Sergai itu adalah merupakan Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) PP Sergai. Jadi kita tidak tahu apa tujuan Romo mengatakan hal itu," ungkap Zulfansyah.
Dikatakan Zulfansyah, bahwa pengangkatan Bupati Sergai Darma Wijaya menjadi Ketua MPO PP Sergai tersebut sudah melalui proses kaderisasi. Jadi, semua kader PP itu sudah memahami Pancasila.
"Kami berharap, ini ada klarifikasi dari Romo. Sebab, pidato Romo tersebut sangat tendensius serta mendiskreditkan seseorang. Kami hanya ingin tahu apa tujuan sebenarnya, Romo mengucapkan hal itu," tegas Zulfansyah.
Oleh karena itu, Zulfansyah pun berharap, masalah ini cepat diselesaikan. Karena masalah ini jelas akan mengundang reaksi keras dari semua kader PP yang ada di Kabupaten Sergai.
"Harapan kita, masalah ini cepat selesai," pungkasnya.
Sebelumnya, telah beredar video pidato Romo H.R. Muhammad Syafii di halaman Facebook (FB) Riski center pada tanggal 15 Maret 2022 lalu.
Dalam video itu, Romo mengatakan, "Misalnya menegakkan hukum membuat ketertiban dengan mukulin pedagang, merusak barang dagangan itu penghianat Pancasila, jadi kalau satpol PP yang melakukan itu, Satpol PP ini perlu diajari Pancasila kalau yang memerintahkannya Bupati, Bupati perlu diajari Pancasila".
Video berdurasi 31 detik tersebut, dishare di akun Facebook resmi milik ketua DPRD Sergai dr Riski Ramadhan Hasibuan. Video tersebut sudah dibagikan sebanyak 11 kali.
Sementara itu, Ketua DPRD Sergai dr Rizky Ramadhan Hasibuan selaku pemilik FB Riski Center ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA)-nya terkait video tersebut, hingga berita ini dikirim tidak memberikan jawaban.