Kamis, 21 Mei 2026

Ketua DPRD Labura Rela Menunda Acara Resmi Demi Menyambut Warga Desa Simangalam

Labuhanbatu Utara (utamanews.com)
Oleh: Darwin Marpaung Jumat, 13 Mei 2022 07:53
Massa aksi terkait persoalan Pilkades Simangalam, Labuhanbatu Utara
Istimewa

Massa aksi terkait persoalan Pilkades Simangalam, Labuhanbatu Utara

Seperti yang telah dilansir media ini sebelumnya perihal persoalan proses tahapan Pilkades Desa Simangalam Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara, yang mana dalam prosesnya telah banyak menuai konflik mulai dari kepanitiaan Pilkades, perekrutan Balon, Penetapan calon dan lainnya. Pada akhirnya putusan panitia pilkades desa Simangalam itu telah disampaikan ke Pemkab atau panitia kabupaten.

Tahapan proses Pilkades itu dirasa masayarakat desa Simangalam 'jalan di tempat', sebab tidak ikut serta dalam pencabutan Nomor Urut Calon Kades dan tidak diikutkan pada acara Deklarasi Pilkades Damai di aula kantor Dewi Syukur Komplek Kantor Bupati Labura pada 11 Mei 2022.

Akibat beberapa point hal tersebut dan untuk mendapatkan kejelasan atau kepastian proses Pilkades desa Simangalam, ratusan warga desa ini pun mendatangi kantor Bupati Labura pada hari kamis 12 Mei 2022 tepatnya pukul 10:00 Wib.

Massa aksi melakukan orasi di depan kantor bupati dan meminta Pemkab agar hadir ditengah-tengah mereka untuk menjelaskan proses tahapan Pilkades desa Simangalam. Sayangnya pada saat itu Pemkab Labura sedang melaksanakan kegiatan 'Bung Desa' di Desa Karang Anyar Kecamatan Aek Kuo sehingga pada saat itu tidak ada pejabat yang berkompeten untuk menyambut kedatangan masyarakat peserta aksi.
Setelah melakukan orasi dan menghempaskan kekesalannya pada Pemkab, ketika itu para peserta aksi sempat adu dorong dengan petugas Satpol PP yang dari semula telah siaga di depan gerbang kantor bupati Labura.

Massa aksi ini juga sempat memblokir jalan lintas beberapa saat dan sempat mengakibatkan jalan lintas Sumut Aek Kanopan macet. Kendati demikian dengan negoisasi antara Kepolisian dan Satpol PP dengan peserta aksi dan karena dirasa belum ada yang berkompeten dari pejabat Pemkab Labura untuk menyambut mereka, para peserta aksi ini pun meninggalkan depan gerbang kantor Bupati Labura kemudian mendatangi kantor DPRD Labuhanbatu Utara untuk menyampaikan aspirasinya.

Di kantor DPRD Labura, ratusan masyarakat Desa Simangalam diterima langsung oleh Ketua DPRD Labura H. Indra Surya Bakti Simatupang, SH. MKn.

Setelah mendengar orasi penyampaian aspirasi masyarakat Desa Simangalam yang disampaikan oleh Lasma Dolok Saribu selaku Pimpinan Aksi pada kegiatan itu, yang pada intinya meminta DPRD agar bertindak atas persoalan proses tahapan Pilkades desa Simangalam karena DPRD tidak mau mendatangi mereka terkait persoalan tersebut, makanya mereka yang datang ke kantor DPRD Labura.
produk kecantikan untuk pria wanita

Menyahuti penyampaian masyarakat desa Simangalam tersebut H. Indra Surya Bakti Simatupang mengatakan, "Baik akan kami tindak lanjuti penyampaian bapak ibu."

‘’Saya telah menunda acara kami di luar demi untuk menyambut kedatangan bapak ibu. Kami akan membuat rekomendasi ke Pemkab Labura terkait hal ini. Dan ayo silakan masuk ke kantor, karena kantor ini milik rakyat. Ayo kita bahas di dalam agar lebih dingin dan tenang tidak berpanasan di sini dan kami pun dapat mencatat apa yang disampaikan kepada kami," ucap Indra.

Setelah itu Indra mempersilakan masuk ke dalam kantor DPRD Labura. Semua peserta aksi masuk kedalam ruangan kantor DPRD kemudian membahas dan menyampaikan ke DPRD secara detail terkait persoalan proses tahapan pilkades Desa Simangalam.

iklan peninggi badan
Diketahui bahwa panitia Pilkades desa Simangalam telah menetapkan 5 orang calon kepala desa dari 8 orang calon yang telah mendaftar atau menjadi Balon Pilkades pada 25 Mei mendatang. 

Adapun 5 orang tersebut ialah, 
1. Rusna Buaton 
2. Tinar Marpaung 
3. Arsinius Marpaung 
4. Janlas Marpaung
5. Sarjoko

Menurut pernyataan, Suwarto salah seorang peserta aksi saat itu, lima orang calon kades ini 3 diantaranya adalah keluarga dekat calon inkamben.

‘’Meskipun hal itu tidak bertentangan dengan aturan Perbup dan Permendagri namun Pemkab harus membaca kearifan lokal dimana jika satu keluarga dibolehkan mencalon maka hal itu sama saja menghalangi kesempatan bagi para putra putri desa Simangalam terutama yang pendidikannya setingkat sekolah menengah pertama atau sederajat lainnya’’, ungkap Suwarto.

Usai dari kantor DPRD ratusan peserta aksi ini kembali mendatangi kantor bupati Labura yang didampingi oleh Ketua DPRD Labura yang dikawal oleh pihak kepolisian dan Sat Pol PP Labura.

Kedatangan mereka ini pun disambut oleh Sekretaris Daerah Labuhanbatu Utara H. Muhammad Suib, SPd. MM. yang sebelumnya sudah menanti kedatangan para peserta aksi.

Hingga berita ini ke meja redaksi belum diketahui keputusan apa yang akan dibuat oleh Pemkab atau panitia kabupaten perihal proses Pilkades desa Simangalam. Namun pada penyampaian di depan massa aksi, Sekda Labura H. Muhammad Suib mengutarakan bahwa Pemkab dengan penuh kehati-hatian dalam menindak lanjuti persoalan Pilkades desa Simangalam.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later