Jumat, 19 Jul 2019 07:31
  • Home
  • Sosial Budaya
  • IPW: Para Pendukung Capres Terjebak Dalam "Pertarungan Hidup Mati"

IPW: Para Pendukung Capres Terjebak Dalam "Pertarungan Hidup Mati"

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Erickson/rls
Selasa, 19 Mar 2019 09:19
@GATRA_News
Ilustrasi
Ada tiga tugas berat Polri menjelang maupun pasca Pilpres 2019, selain menjaga keamanan negeri ini. Tugas berat ini perlu ditangani secara profesional oleh jajaran kepolisian agar tidak terjadi benturan di masyarakat.

Neta S Pane menyatakan, Ind Police Watch (IPW) mendata ketiga tugas berat Polri itu yakni; Pertama, mengantisipasi rasa percaya diri yang berlebihan dari para pendukung capres. Sebab dikhawatirkan jika capresnya kalah di Pilpres 2019 akan memunculkan masalah serius di masyarakat. Kedua, mengantisipasi isu adanya upaya mendelegitimasi hasil Pilpres 2019. Isu ini dikhawatirkan akan menjadi bola liar yang bisa mengancam keamanan masyarakat pasca Pilpres 2019. Ketiga, jajaran kepolisian perlu mendata dan mengantisipasi melebarnya kantong kantong radikalisme dan terorisme. Dengan antisipasi yang ketat kepolisian bisa segera mengunci kelompok kelompok radikal maupun terorisme yang hendak bergerak memanfaatkan panasnya situasi eforia politik menjelang maupun pasca Pilpres 2019.

"Ditemukannya sejumlah bahan peledak dan aksi bom bunuh diri di Sibolga Sumut adalah indikasi meluasnya jaringan kelompok radikal dan teroris di tahun politik 2019. IPW menilai situasi keamanan nasional menjelang Pilpres 2019 semakin panas. Para pendukung Capres tidak hanya larut dalam eforia politik yang tinggi, tapi juga sudah terjebak dalam 'pertarungan hidup mati", ungkap Ketua Presidium Ind Police Watch ini, Selasa (19/3/2019).

"Kubu Prabowo misalnya, bertekad bertarung habis- habisan untuk memenangkan Pilpres 2019. Sebab di tahun politik inilah kesempatan terakhir Prabowo untuk mengikuti Pilpres. Sehingga hanya satu kata bagi mereka, yakni menang. Semua daya dan kekuatan pun diarahkan untuk memenangkan Pilpres 2019. Sebaliknya, bagi kubu Jokowi, Pilpres 2019 adalah harga diri seorang incumben untuk mempertahankan kekuasaan dan menambah periode kekuasaan agar bisa happy landing", tambahnya.

Bagaimana pun kubu Jokowi tidak mau kalah dengan Presiden SBY yang bisa happy landing dengan dua periode. Bagaimana pun kubu Jokowi tidak mau bernasib naas seperti Presiden Megawati, yang keok sebagai incumben di Pilpres 2004, hingga tidak bisa happy landing dua periode kepresidenan.

Dalam situasi seperti ini bisa dibayangkan bagaimana ngototnya kedua kubu untuk memenangkan Pilpres 2019, sehingga terkadang kedua kubu terlihat seperti menghalalkan segala cara untuk memenangkan Pilpres. Padahal pilpres adalah kegembiraan politik dan bukan perang, apalagi perang membawa bawa agama. Pilpres bukanlah membelah dan mengkotak-kotakan masyarakat hingga terpecah belah menjadi musuh bebuyutan sesama saudara sebangsa.

"Untuk itu Polri dan TNI perlu profesional dan independen menghadapi situasi ini. Polri perlu menyatukan kedua kubu untuk membuat kesepakatan Pilpres Damai dan masing masing kubu menyatakan, siap menang siap kalah. Polri dan TNI perlu mengimbau kedua kubu bahwa keamanan negeri ini adalah hal yang lebih penting dan NKRI, Pancasila serta Bhineka Tunggal Ika adalah harga mati yang tidak bisa dikoptasi siapapun, apalagi dikoptasi kelompok radikal maupun para teroris yang memanfaatkan panasnya eforia politik Pilpres 2019", pungkasnya.
Editor: Tommy

T#g:Pilpres 2019
Iklan lumba2
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jul 2019 18:03

    Jokowi dan Prabowo Bertemu, Indonesia Kembali Bersatu

    Bangsa kita telah memasuki demokrasi yang kurang menggembirakan sejak Pilpres 2014. Semakin menegangkan di Pilpres 2019 yang kita telah lalui. Sama dengan Pilpres 2014, Pilpres 2019 juga berakhir di M

  • Jumat, 14 Jun 2019 03:14

    Menepis Tudingan Kecurangan dalam Pemilu 2019

    Habis pemilu terbitlah tudingan kecurangan, tudingan tersebut lantas membuat masyarakat Indonesia merasa de Javu, apalagi salah satu Paslon sampai sempat mendeklarasikan kemenangan hanya karena meliha

  • Sabtu, 11 Mei 2019 23:11

    Ustad Abdil Muhadir Ritonga : Walau Tak Sesuai Rencana, Pemenang Pemilu Adalah Harapan Kita

    Walau hasil tidak seperti yang direncanakan tetapi presiden pilihan rakyat yang telah ditentukan, adalah harapan kita.

  • Sabtu, 04 Mei 2019 03:04

    Tak Jauh Beda dengan Peristiwa 2014, Prabowo Kembali Klaim Menang Pilpres

    Dalam konferensi pers di kediamannya, di Jl Kertanegara, Jakarta Selatan, Prabowo Subianto yang merupakan Capres nomor urut 02 kembali mengklaim dirinya bersama pasangannya Sandiaga Uno memenangi Pemi

  • Senin, 22 Apr 2019 10:42

    Real Count KPU 14,5%, Suara Jokowi-Amin Menurun, Prabowo-Sandi Naik

    Hasil Amatan data masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 14,59%. Situng yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count KPU' mencatat Jokowi-Ma'ruf Amin mas

  • Minggu, 21 Apr 2019 09:21

    Kita Semua Saudara Sebangsa, Mari Dukung Hasil Pemilu 2019 dengan Damai dan Bermartabat

    Pencoblosan sudah selesai dan tahapan selanjutnya Pemilu 2019 sedang berlangsung. Dalam beberapa waktu ke depan pesta demokrasi akan berkahir dengan terpilihnya kepemimpinan nasional dan perwakilan pe

  • Sabtu, 23 Feb 2019 16:33

    GMNI UNIMED Suarakan Pemilu Serentak 17 April 2019 Berlangsung Damai Tanpa Ujaran Kebencian

    Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat UNIMED, melakukan aksi unjuk rasa meminta agar Pemilu 17 April mendatang berlangsung damai, jujur dan adil tanpa ada keributan dan perpecahan yan

  • Senin, 18 Feb 2019 06:38

    Nonton Bareng Debat Capres Tahap II bersama Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Medan

    Badan pemenangan pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi wilayah Sumatera Utara menggelar kegiatan nonton bareng (Nobar) debat Capres 2019 di Aula kantor Badan Pemenangan Prov. Sumatera Ut

  • Selasa, 12 Feb 2019 19:42

    KPU Medan Sosialisasikan Pemilu 2019 pada Pelajar SMK Teknologi Al-Fattah

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan gelar Sosialisasi Pendidikan Pemula dalam rangka Pemilu 2019 di Jl. Kejaksaan No.37 Medan, Selasa sore (12/2/2019).Dalam kegiatan yang dibuka oleh Karnomen Purba

  • Kamis, 17 Jan 2019 20:17

    Prabowo Mengajak Relawan Menginap di TPS, Kurang Kerjaankah?

    Menjadi Capres untuk kedua kalinya, Prabowo nampak menggebu-gebu untuk merebut kursi tahta tertinggi di Indonesia.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak