Hebat, Manado Punya Desa Kerukunan Beragama!
MANADO (utamanews.com)
Oleh: Mario Abdillah
Rabu, 12 Apr 2017 19:56
Panitia penyelenggara Paskah Nasional dan Pekan Kerukunan Nasional Tahun 2017 Provinsi Sulawesi Utara, hari ini, Rabu (12/04/2017) menetapkan dan mencanangkan Desa/Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala, Kota Manado sebagai Kelurahan Sadar Kerukunan Tahun 2017.
Penetapan Kel. Taas, Kec. Tikala sebagai desa kerukunan dikarenakan dalam daerah tersebut terdapat tempat ibadah Umat Hindu (Pura) serta berbagai Gereja tempat ibadah umat Kristen.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Utara, HWB Sumakul mengatakan bahwa keanekaragaman adalah hal yang tidak bisa dipungkiri. "Keanekaragam adalah sesuatu yang tidak bisa dipungkiri baik dalam budaya maupun agama, khususnya di Sulawesi Utara dan Indonesia," katanya dalam sambutan.
Sumakul juga menjelaskan, kegiatan pencanangan ini juga bertujuan mensukseskan agenda Nasional yang akan dilaksanakan di Sulut pada akhir April 2017 nanti. "Pemprov Sulut beranggapan Paskah Nasional harus disatukan dengan Pekan Kerukunan, sehingga lahirlah perayaan Paskah Nasional dan Pekan Kerukunan Tahun 2017 yang nantinya akan dihadiri langsung oleh Wapres RI untuk menyadarkan kerukunan umat beragama di Indonesia," imbuhnya.
Selain Sumakul, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Suleman mengatakan pada tahun 2016 Provinsi Sulawesi Utara menempati urutan kedua dalam indeks kerukunan nasional.
"Pada tahun 2016, Provinsi Sulut berada pada urutan nomor 2 dalam indeks kerukunan Nasional, sementara peringkat pertama diraih oleh Provinsi Papua. Ke depan diharapkan Provinsi Sulawesi Utara berada pada urutan nomor 1," kata Suleman.
Kegiatan tersebut diresmikan oleh Ketua FKUB Sulut bersama dengan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara, Kartika Dewi Kanos. Di sela-sela peresmian, Kartika berharap hal ini dapat menjaga kerukunan umat di Sulawesi Utara.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjaga kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara serta mensukseskan acara Paskah Nasional dan Pekan Kerukunan Umat Beragama Tahun 2017 di Kota Manado," kata Kartika yang juga merupakan Istri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw.
Setelah acara peresmian selesai, Kepala Biro Administratif dan Ekonomi Sulut, Franky Manampuli yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara mengatakan hal ini untuk mengajak masyarakat Sulawesi Utara dalam menjaga kerukunan beragama. "Acara ini adalah untuk mengajak masyarakat luas guna menyamakan visi dan misi dalam menjaga kerukunan umat beragama di tengah tengah kemajemukan yang ada," Kata Franky.
Kegiatan tersebut sangat positif dan patut menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya di Indonesia, mengingat belakangan ini sikap intolerani terhadap Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan cukup menjadi intropeksi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.