Jumat, 15 Mei 2026

Dugaan Pungli Dalam Penyediaan Baju Batik Bagi Siswa SMP Di Kabupaten Simalungun

Simalungun (utamanews.com)
Oleh: Bungaran Saragih Kamis, 28 Apr 2022 21:48
Ilustrasi
 Istimewa

Ilustrasi

Satu tahun kepemimpinan Radiapo Hasiholan Sinaga sebagai Bupati Simalungun, 26 April 2021 sampai dengan 26 April 2022, meninggalkan permasalahan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Simalungun. Hal ini disebabkan adanya protes keras dari orang tua siswa terkait penyediaan seragam batik dengan jenis gorga Simalungun (batik Simalungun) bagi siswa SMP di Kabupaten Simalungun.

Golang Harianja, penduduk Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, yang merupakan orang tua siswa menjelaskan kepada wartawan, bahwa untuk baju batik yang disiapkan oleh SMP Negeri 1 Huta Bayu Raja, dibebankan kepada orang tua siswa sebesar Rp140.000/ pcs.

"Nilai tersebut sudah sangat tinggi. Ada dugaan pungutan liar (pungli) dalam penyediaan baju batik siswa ini. Apalagi terindikasi adanya monopoli dalam penyediaannya," ucap Golang Harianja.

Dikatakan olehnya juga, aktifitas penyediaan baju batik siswa ini sebagai bentuk "tamparan" bagi Radiapoh Hasiolan Sinaga sebagai Bupati Simalungun. 
Ia beranggapan kebijakan itu bertentangan dengan semangat pemerintah memberantas mafia di dunia pendidikan.

Terkait hal ini, harap Golang, ia menginginkan agar Aparatur Penegak Hukum (APH) dapat turun tangan dan mengusut permasalahan hingga tuntas.

"Saya meminta APH turun tangan bila perlu semua yang terlibat didalamnya dapat di tangkap sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku," ucap Golang.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️