Kamis, 30 Apr 2026

Demo Berujung Pengeroyokan, Direktur Perumda Tirta Wampu: Tudingan Mereka Tidak Berdasar

Langkat (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Kamis, 25 Sep 2025 13:40
Direktur Perumda Tirta Wampu (kiri/kemeja putih) menemui para pengunjukrasa
 Istimewa

Direktur Perumda Tirta Wampu (kiri/kemeja putih) menemui para pengunjukrasa

Ketua Umum Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara (PPM-SU) Randi Permana, mengalami pengeroyokan sekelompok orang di Taman Budaya Langkat, Rabu (24/9) sekira pukul 14.00 Wib. Insiden itu terjadi hanya beberapa jam sebelum dirinya memimpin aksi unjukrasa di Kantor Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Wampu. 

Randi menduga pengeroyokan tidak lepas dari rangkaian tindakan yang berhubungan dengan Direktur Perumda Tirta Wampu. Ia menegaskan bahwa aksi kekerasan itu tidak akan menghentikan langkah perjuangannya.

"Oleh karena itu, saya disini atasnama pemuda, atasnama mahasiswa, siap bertarung penuh sampai saya mati," tegas Randi.

Pria berkacamata tersebut juga menuding, rangkaian pengeroyokan yang dialaminya tak terlepas dari aksi di Perusahaan penyedia air bersih itu. Bahkan ia menduga otak di balik serangan itu berinisial H, salah satu anggota ormas di Kabupaten Langkat.
Menurutnya, peristiwa tersebut bukan hanya serangan fisik, melainkan juga bentuk pembungkaman terhadap suara mahasiswa.

Tak tinggal diam, Randi langsung melaporkan kasus ini ke Polres Langkat. Laporan resmi telah diterima dengan nomor LP: STTLP/B/614/IX/2025/SPKT/Polres Langkat/Polda Sumatera Utara. Kasus ini dilaporkan sebagai dugaan tindak pidana pengeroyokan secara bersama-sama.

Randi juga menegaskan bahwa tekanan dan intimidasi semacam ini bukan hal baru baginya.

"Saya seribu kali sudah mendapat kriminalisasi dan intimidasi. Kami aktivis mahasiswa dari awal sudah bersumpah untuk mati demi tanah air ini," ungkapnya. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Walau baru saja menjadi korban penganiayaan, Randi dan rombongan mahasiswa tetap melanjutkan aksi unjuk rasa di Kantor Perumda Tirta Wampu yang berlokasi di Jalan Pelabuhan, Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat.

Dalam orasi pembuka, Randi menekankan pentingnya demokrasi dan hak menyampaikan pendapat di muka umum. 

*Kita dari mahasiswa tidak pandai pendekatan kriminalitas, tidak pandai pendekatan premanisme. Kalau pun saya mati di tanah Kabupaten Langkat, setidaknya saya tercatat sebagai orang yang bertarung atas nama demokrasi,” katanya.

iklan peninggi badan
Selain mengecam kekerasan, aksi tersebut juga membawa tuntutan serius terkait dugaan penyelewengan aset negara di Perumda Tirta Wampu. Randi menyebut pihaknya memiliki data mengenai aset yang hilang sejak pengadaan tahun 1990 hingga 2008.

"Mahasiswa sah-sah saja menyampaikan data yang bagian dari aset negara. Urusan penegakan hukum, kita serahkan kepada kejaksaan," terangnya. 

Ia menegaskan aksi ini bukan sekadar perlawanan, melainkan kontrol sosial untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan sesuai aturan.

Dalam orasinya, Randi turut menyinggung soal penegakan hukum yang kerap dijadikan alat penekanan terhadap mahasiswa. Ia menilai polisi harus berdiri netral dan tidak boleh terintervensi. 

"Jika salah, kami sebagai aktivis ditekan, maka semakin ditekan kami justru semakin kuat," ucapnya dengan lantang. 

Aksi di depan kantor Perumda Tirta Wampu sempat berlangsung panas. Ketegangan sempat pecah saat Dirut Perumda Tirta Wampu, Herman Sukendar Harahap, menjumpai para mahasiswa yang melakukan aksi unjukrasa dan hendak masuk kedalam halaman kantor tersebut. "Tidak saya batasi kalian, tapi lihat situasinya. Buat aja disitu, kenapa harus disini," kata Herman.  

Terkait tudingan mahasiswa yang mengatakan hilangnya aset di Perumda dan terseret dalam aksi penyerangan, Herman mengaku jika apa yang ditudingkan mahasiswa itu tidak berdasar. 

"Apalah yang mau saya sampaikan ya, soalnya saya tidak merasa ada seperti itu. Tudingan mereka itu tidak berdasar, karena semalam juga kita sudah persiapan dengan beberapa personil pengamanan untuk menyambut mereka melaksanan aksi. Ternyata diluar dugaan ada kejadian itu. Saya pun dapat kabarnya dari personil pengaman," tegas Herman saat dikonfirmasi awak media, Kamis (25/9) siang. 
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️