Presiden dan Ibu Negara Amerika Serikat, Donald dan Melania Trump
Isu mengenai Melania Trump, ibu negara Amerika Serikat, yang tidak bahagia dengan pernikahannya bersama Donald Trump menjadi viral di media sosial seantero dunia.Sangkin tidak bahagianya, Melania Trump dikabarkan selingkuh dari Donald Trump. Dia disebut rela bertahan tetap menikah dengan Donald demi putra mereka dan status baru sang suami sebagai Presiden Amerika Serikat.
Isu ini menjadi viral setelah dihembuskan oleh pembawa acara MSNBC Morning Joe, Mika Brzezinski. Mika secara terang-terangan berbicara mengenai Melania dan Donald dalam wawancara dengan majalah In Style
"Aku kenal Melania. Memang aku sudah lama tidak mengobrol dengannya, tapi jika perasaanku benar, aku rasa dia tidak akan bertahan lama (dengan Donald Trump). Itu hanya instingku dan aku yakin. Biasanya instingku selalu benar," begitu kata pembawa acara yang vokal mengkritik Donald Trump sejak pengusaha kaya itu jadi Presiden.
Mika kemudian menambahkan bahwa menurutnya, Melania menjalani pekerjaan terburuk di Amerika Serikat. Menurutnya mantan model itu menjadi ibu negara karena terpaksa.
"Aku merasa dia tidak ingin melakukannya lebih lama. Dia mau melakukannya hanya demi anaknya," ujar Mika.
Tudingan miring itu rupanya membuat Melania Trump gerah juga. Melalui Biro Pers Kepresidenan dia memberikan klarifikasi kepada Daily Mail.
"Sungguh menyedihkan ketika ada orang berkomentar mengenai diriku dan keluargaku. Apalagi ketika mereka tidak mengenalku sama sekali," demikian Melania memberikan tanggapan atas ucapan Mika Brzezinski.
Sebelumnya Mika juga sudah melakukan serangkaian serangan pada Donald dan Melania Trump melalui Twitter. Dia disebut melakukan cyber bullying pada Melania. Sebagai suami, Donald Trump yang juga aktif di Twitter tentu memberikan tanggapan atas serangan pada istrinya.
Donald Trump menyebut serial tweet yang dibuat Mika merupakan tanda bahwa wanita itu memiliki IQ yang rendah. Dia juga menyebut bahwa Mika memiliki wajah penuh darah hasil facelift.