Bupati Tapteng dan Walikota Sibolga ikuti aksi Unjukrasa Peduli Rohingya
TAPANULI TENGAH (utamanews.com)
Oleh: Roy S.
Sabtu, 16 Sep 2017 08:46
Walikota Sibolga, Bupati Tapanuli Tengah bersama masyarakat lintas agama Sibolga Tapteng mengikuti aksi unjukrasa Peduli Rohingya dengan melakukan long march keliling kota Sibolga yang dimulai dari depan Masjid Agung Kota Sibolga, Jumat (15/9/2017).
Aksi unjukrasa yang dilaksanakan di kota Sibolga merupakan bentuk kepedulian masyarakat Sibolga-Tapteng terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi terhadap etnik rohingya di Myanmar.
Walikota Sibolga Drs Syarfi Hutauruk sebelum melaksanakan long march menyampaikan orasinya atas tindakan kekejaman yang dilakukan oleh tentara Myanmar terhadap Etnik Rohingya.
"Terimakasih atas keberagaman ummat beragama yang hadir dalam aksi damai peduli kemanusiaan ini, baik dari agama Islam, Buddha, Kristen. Aksi ini adalah bentuk wujud keprihatinan ummat khususnya kota Sibolga, atas pembantaian warga Rohingya oleh Tentara Myanmar," ujarnya.
Walikota juga mengorasikan agar hadiah nobel perdaimaian yang diterima Aung San Suu Kyi dicabut oleh PBB karena dianggap gagal menciptakan perdamaian di Myanmar dan mengimbau agar masyarakat kota Sibolga jangan terpengaruh dengan provokasi karena Sibolga cinta damai dengan semboyan "Negeri Berbilang Kaum."
Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam kesempatan itu juga menyampaikan orasinya yang mengutuk kekejaman yang terjadi kepada Muslim Rohingya.
"Kita ikut prihatin dan mengecam atas aksi pembantaian terhadap etnis Muslim Rohingya di Myanmar. Asi ini merupakan bentuk kepedulian kita untuk membantu saudara kita. Perpecahan di myanmar jangan terbawa-bawa di Republik Indonesia ini," ujar Bupati Tapteng.
Dalam aksi itu, pengumpulan dana peduli Rohingya dimulai dari Walikota Sibolga, Bupati Tapteng, dan diikuti peserta aksi dari lintas agama.