Penanganan tanggul longsor selain dilakukan di wilayah Kencong dan Gumukmas, wilayah Koramil 0824/16 Tanggul juga terjadi longsornya tanggul sungai sepanjang 50 meter dan tinggi 7 meter yang mengancam pemukiman warga.
Tepatnya di Dusun Krajan RT. 002/012 Desa Tanggul Wetan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, dan longsornya tanggul sungai tersebut juga diakibatkan oleh peningkatan debit aliran air, dengan arus yang deras, sehingga mengikis tanggul-tanggul sungai.
Penanganannya sudah berjalan beberapa hari ini, saat dipantau pada Rabu (11/03/2020) Pukul 10.00 Wib, tampak dilakukan Karya Bakti TNI dengan pemasangan bronjong-bronjong, dengan melibatkan personel Koramil 0824/16 Taggul 15 orang, Yonif Raider 515/K 30 orang, Polsek Tanggul 5 orang, tim teknis dari Dinas Pengairan 20 orang, perangkat desa dan masyarakat 50 orang.
Hal yang sama juga dilakukan pada pengerjaan pemasangan bronjong ini, sama-sama berpacu dengan waktu sambil melihat kondisi cuaca, dilakukan percepatan pengerjaannya.
Danramil 0824/16 Tanggul Kapten Inf Suparno saat kami wawancarai disela-sela kegiatan menyampaikan, bahwa pekerjaan ini harus dilakukan percepatan. "Karena kalau tidak segera diselesaikan, kalau terjadi hujan lebat dan debit air meningkat lagi pastinya akan memperluas dampak longsornya tanggul/ tangkis sungai ini, sedangkan di balik tangkis merupakan pemukiman warga masyarakat, sehingga sangat rentan sekali", ujarnya.
"Kita sudah lakukan koordinasi dengan Tim Teknis dari Dinas Pengairan terkait langkah-langkah percepatannya, dan yang kami butuhkan ketersediaan batu yang tidak boleh telat, dan kita dibantu oleh satu unit alat berat berupa backhoe yang melakukan normalisasi aliran air", kata Kapten Inf Suparno.