Senin, 23 Sep 2019 19:05
  • Home
  • Ragam
  • Jangan Terpengaruh Propaganda Orang, KRT Tohom Purba: Quick Count Terobosan Ilmu Pengetahuan

Jangan Terpengaruh Propaganda Orang, KRT Tohom Purba: Quick Count Terobosan Ilmu Pengetahuan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Jumat, 26 Apr 2019 16:46
Istimewa
KRT Tohom Purba
Seminggu setelah pencoblosan 17 April berbagai upaya provokatif masih saja mewarnai hiruk pikuk demokrasi, mulai dari klaim pemenangan hanya dari hasil survey internal, sampai pada upaya delegitimasi KPU dengan berbagai berita hoax dan fitnah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat- Masyarakat Pemantau Kewibawaan Aparatur Negara (LSM-MARTABAT) KRT. Tohom Purba, SH mengimbau agar semua pihak menahan diri dan tidak menyebarkan hoax kepada KPU.

"Kami meminta agar semua pihak bersabar dan menunggu penghitungan suara manual secara berjenjang, dari kecamatan, kabupaten dan kota, hingga tingkat nasional", ujar KRT. Tohom Purba, saat ditemui di Medan, Jum'at (26/4/2019).

Namun, KRT Tohom khususnya menyoroti ketidak percayaan masyarakat terhadap rilis quick count oleh sejumlah lembaga survey. 


"Sudah banyak para pakar statistik dan akademis perguruan tinggi menjelaskan secara sederhana bahwa bila tidak percaya dengan 'random sampling', silakan Anda mencicipi sayur asem satu baskom untuk mengetahui bahwa garamnya sudah cukup atau belum. Orang yang paham statistika dan mampu melakukan pengacakan, maka untuk menduga rasa asin sayur asem itu cukup satu sendok teh saja," jelas Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Provinsi DKI Jakarta ini.

Menurutnya, masyarakat jangan terpengaruh oleh propaganda kelompok tertentu yang mengecam rilis quick count lembaga survey, karena yang mereka publikasikan adalah hasil kajian ilmiah, murni kreasi ilmu pengetahuan.

"Jangan wariskan sikap negatif pada ilmu pengetahuan kepada anak cucu kita", tegasnya.


Oleh karena itu, Tohom mengajak masyarakat menunggu untuk keputusan akhir pengumuman resmi dari KPU. "Jadi, mari kita dukung KPU bekerja secara maksimal," tegasnya, seraya menyatakan turut berdukacita atas ratusan Penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia dalam menjalankan tugas negara.

Seperti diketahui, hitung cepat atau quick count yang digelar sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 01, Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Jokowi-Ma'ruf unggul di kisaran 54-55 persen dari rivalnya capres cawapres 02 Prabowo-Sandi yang memperoleh kisaran 45-46 persen.

Di sisi lain, kubu Prabowo-Sandi juga mendeklarasikan kemenangannya atas Jokowi-Ma'ruf versi real count internalnya dengan keunggulan 62 persen.
Editor: Budi

T#g:Quick Count
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Mei 2019 19:02

    Keluarga Besar LGRI Beri Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

    Ucapan selamat pada pasangan capres 01, Jokowi dan KH Ma'ruf Amin mengalir dari sejumlah elemen masyarakat. Kali ini dari Lembaga Gerakan Rakyat Indonesia (LGRI) Sumatera Utara, yang mengucapkan

  • Jumat, 26 Apr 2019 07:26

    Profesor Himpun Panggabean: Quick Count itu Juga Bagian dari Penelitian Ilmiah

    Guru besar Fakultas Sastra Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan, Prof. Dr. Himpun Panggabean, menanggapi hasil penghitungan suara Pemilu dan Pilpres 2019 yang dipublikasikan di berbagai media.

  • Kamis, 25 Apr 2019 16:15

    Nana KPU Medan: Kami Tidak Akan Pernah Lakukan Kecurangan

    Komisioner KPU Kota Medan Divisi Program, Data dan Informasi, Nana Miranti menyatakan bahwa KPU Medan sebagai penyelenggara Pemilu bekerja sesuai UU.

  • Rabu, 24 Apr 2019 15:54

    Gerakan Literasi Terbit Ajak Netizen Dukung Hasil Pemilu Yang Konstitusional dan Perangi Hoax Untuk Berlanjutnya Kepemimpinan Nasional

    Sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan politik nasional pascapelaksanaan Pemilu 2019, Komunitas Gerakan Literasi Terbit (GESIT) menggelar diskusi bagi Warganet di Ballrom Hotel Mega Menteng, J

  • Senin, 22 Apr 2019 17:22

    Saat Pilgub DKI, Prabowo Sangat Percaya Quick Count

    Langkah Prabowo Subianto, yang tak percaya hasil quick count atau hitung cepat sangat berlawanan dengan saat Pilgub DKI Jakarta 2017 silam. Demikian dikatakan Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jok

  • Sabtu, 20 Apr 2019 20:50

    Stop Saling Klaim, Ketua KPU Sumut: Pemenang Ditentukan Penghitungan Manual

    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat pendukung kedua kubu, baik Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menyudahi saling klaim kemenang

  • Senin, 22 Apr 2019 02:22

    100% Data Masuk, LSI Denny JA: Jokowi 55,71% Prabowo 44,29%

    Lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA merilis hasil final quick count atau hitung cepat Pilpres 2019. Hasilnya, capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin unggul dar

  • Kamis, 18 Apr 2019 20:48

    Jokowi Angkat Suara Soal Hasil Quick Count

    Jokowi akhirnya bicara soal hasil quick count 12 lembaga survei yang mengunggulkan dirinya. Hasil quick count itu menyebut Jokowi-Ma'ruf memperoleh 54,5% suara, sedangkan Prabowo-Sandi mendapat 4

  • Kamis, 18 Apr 2019 10:48

    Versi Populi Center, Jokowi-Ma'ruf unggul 8,06 persen

    Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dengan perolehan 54,03 persen atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang meraih 45,97 persen.

  • Rabu, 17 Apr 2019 19:07

    Klaim Menang di 5.000 TPS, Cyrus Network Tantang 02 Buka Data Exit Poll

    Capres 02 Prabowo Subianto menyebut banyak lembaga survei yang menggiring opini publik dirinya kalah di Pilpres 2019. Namun Direktur Eksekutif Cyrus Network, Hasan Hasbi, menepis tudingan tersebut.Has

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak