HIMMAH Tebingtinggi Masuk Babak Baru, Sandi Pratama Sah Nahkodai Organisasi Periode 2026–2028
Tebingtinggi (utamanews.com)
Oleh: TEJO
Selasa, 26 Mei 2026 15:58
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kota Tebingtinggi resmi memasuki babak kepemimpinan baru. Dalam Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-V yang digelar di Aula PD Al Washliyah Tebingtinggi, Senin malam (25/5/2026), Sandi Pratama ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PC HIMMAH Kota Tebingtinggi periode 2026–2028.
Forum organisasi mahasiswa Islam tersebut berlangsung penuh nuansa kekeluargaan dan semangat regenerasi kader. Sejumlah tokoh organisasi kepemudaan, mahasiswa hingga unsur Pemerintah Kota Tebingtinggi turut hadir menyaksikan proses pergantian estafet kepemimpinan di tubuh HIMMAH.
Turut hadir Wakil Ketua Umum PP HIMMAH Awaluddin, Ketua PW HIMMAH Sumut Imransyah Pasai, Ketua DPD KNPI Kota Tebingtinggi Yusuf Liandar Ginting, Sekretaris GP Ansor Kota Tebingtinggi Indra Perwira Siregar, serta kader dan alumni Al Washliyah.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tebingtinggi H. Chairil Mukmin Tambunan, SE., M.Si menilai Konfercab HIMMAH bukan hanya forum memilih ketua baru, tetapi ruang lahirnya gagasan dan arah gerakan mahasiswa ke depan.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu tampil sebagai kekuatan moral dan intelektual yang ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“HIMMAH harus mampu melahirkan kader yang kreatif, adaptif dan memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Peran mahasiswa hari ini bukan hanya kritik, tetapi juga menghadirkan solusi,” ujar Chairil.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat keislaman, persatuan dan soliditas organisasi agar HIMMAH tetap menjadi wadah kaderisasi yang sehat dan produktif.
Selain menetapkan Sandi Pratama sebagai ketua terpilih, forum Konfercab juga menyepakati Muhammad Prima Median Jaya Putra sebagai Sekretaris dan Nurhaidah Damanik sebagai Bendahara serta dilengkapi struktur kepengurusan lainnya.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Sandi Pratama menegaskan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi sekaligus memperluas peran HIMMAH di tengah masyarakat.
“Kami ingin HIMMAH tidak hanya besar secara nama, tetapi juga kuat dalam gerakan, pemikiran dan pengabdian. Organisasi ini harus menjadi rumah bersama bagi kader yang ingin tumbuh, belajar dan berkontribusi,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader meninggalkan dinamika kontestasi pasca-Konfercab dan kembali bersatu membangun organisasi.
“Tidak ada lagi perbedaan setelah forum selesai. Yang ada sekarang adalah tanggung jawab bersama menjaga marwah HIMMAH dan membawanya lebih maju dengan semangat ukhuwah serta loyalitas terhadap Al Washliyah,” pungkasnya.