Dirjen Tanaman Pangan Kementrian RI Didampingi Dandim 0824 Kunjungi Petani di Jember
Jember (utamanews.com)
Oleh: Tommy/rls
Sabtu, 31 Mar 2018 13:41
Dirjen Tanaman Pangan kementrian Pertanian RI Sumardjo Gatot Irianto berkunjung ke Jember dalam rangka mengecek hasil panen, percepatan tanam dan luas tambah tanam di Kabupaten Jember.
Dalam kunjungannya Sumardjo Gatot Irianto didampingi oleh Dandim 0824 Letkol Inf Arif Munawar, Kepala Dinas Pertanaman Pangan Kab Jember Ir. Maskur beserta staf, Pasi Teritorial Kodim 0824 Kapten Arm M Ismuni serta Ketua KTNA Sucipto beserta Pengurus KTNA Kabupaten Jember.
Di beberapa tempat yang menjadi sasaran kunjungan pada Jum'at (30/03/2018) di antaranya yang pertama di lahan kelompok tani Tirta Indah Dusun Krajan Desa Kertonegoro Kec Jenggawah, pada saat tersebut memanen sekitar 5 hektar lahannya dan dari hasil ubinan perolehan per hektarnya mencapai 10,97 ton.
Selanjutnya Dirjen Pertanaman Pangan menuju ke lahan Kelompok Tani Melati Putih Dusun Krajan Desa Klompangan mengecek hasil persemaian bibit dan pengolahan lahan yang akan tanam demikian halnya di Kelompok tani Bina Tani Dsn Krajan Ds Lengkong Kec Mumbulsari yang juga mengecek luas tambah tanam dan percepatan tanam.
Dalam wawancaranya Sumardjo Gatot Irianto menyatakan bahwa kondisi serapan gabah petani hingga saat ini berjalan dengan baik, kemudian terkait dengan Harga Patokan Pemerintah (HPP) Padi saat ini memang masih kalah dengan harga tengkulak namun petani semakin yakit dengan dibeli murah oleh Bulog namun dengan uang cash tentunya akan mempercepat perputaran uang sehingga petani lebih memilih menjual ke Bulog.
Saat ditanyakan apakah HPP gabah ini tidak ada rencana dinaikkan, didampingi oleh Dandim 0824 Letkol Inf Arif Munawar dengan tegas Sumardjo Gatot Irianto menyatakan bahwa untuk HPP masih tetap dan kalaupun dinaikkan pada saat-saat panen raya seperti ini justru akan bunuh diri, karena sebelum HPP itu dinaikkan padi akan naik tidak karuan dan akan membuat pasar semakin tidak karuan dan yang rugi juga rakyat.
Kemudian saat dimintai tanggapannya terhadap pendampingan petani yang melibatkan TNI dengan jelas Sumardjo Gatot Irianto menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan perintah Presiden RI. "Kita bersama TNI selaku pelaksana ya harus melaksanakan dengan baik," pungkasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanaman Pangan Kabupaten Jember Ir Maskur saat diwawancarai terkait dengan perkembangan pertanian di Kabupaten jember menyatakan bahwa untuk tahun 2018 utamanya pada musim tanam pertama ini hasil produksinya cenderung meningkat, hal ini berdasarkan ubinan yang telah dilakukan dibeberapa tempat terutama wilayah Jember bagian selatan seperti Ambulu dan Wuluhan kemarin ada yang menembus 12 ton per hektar.
Hal tersebut menurut Ir Maskur sangat luar biasa karena selama musim tanam Oktober 2017 sampai dengan Maret 2018 ini memang gangguan hama relatif sangat kecil sehingga petani sangat menikmati hasilnya, dan hal tersebut tentunya juga faktor intensitas pendampingan PPL bersama Babinsa yang aktif turun di lapangan.