Jumat, 22 Mei 2026
AirAsia bantu repatriasi WN Filipina
Semarang (utamanews.com)
Oleh: Elya/rls Selasa, 14 Apr 2020 23:14
Istimewa

AirAsia Indonesia hari Selasa, 14 April 2020, menyelenggarakan penerbangan khusus dari Semarang ke Manila dalam rangka mendukung misi Kedutaan Besar Republik Filipina untuk memulangkan warganya yang berada di Jawa Tengah.

Penerbangan berangkat dari Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang pada pukul 10:16 WIB dan tiba di Bandara Internasional Ninoy Aquino Manila pada pukul 15:04 waktu setempat menggunakan pesawat AirAsia Indonesia Airbus A320-200 bernomor registrasi PK-AXY dengan jumlah penumpang 101 orang.

Duta Besar Republik Filipina di Jakarta, H.E. Leehiong T. Wee mengatakan, "Kedutaan Besar Republik Filipina di Jakarta mengucapkan terima kasih kepada AirAsia dan semua pihak yang terlibat dalam kelancaran proses repatriasi lebih dari 100 warga Filipina yang bekerja di Jawa Tengah. Keluarga mereka tentunya sangat bersyukur atas kepulangan mereka kembali ke Filipina."
Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga, mengatakan, "AirAsia merasa sangat terhormat dapat berpartisipasi dalam misi khusus ini dan sangat senang dapat berkontribusi membantu komunitas masyarakat di seluruh dunia dalam situasi yang penuh dengan ketidakpastian ini."

"Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari Kedutaan Besar Republik Filipina, otoritas penerbangan dan semua pihak di bandara Semarang dan Manila sehingga kami dapat membawa tamu-tamu ini kembali ke negaranya dengan selamat. Merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri bagi kami di AirAsia dapat membantu tamu-tamu kami pulang ke rumahnya, khususnya bagi Allstars yang terlibat dalam penerbangan ini," ujar Veranita.
Untuk memenuhi persyaratan dan panduan otoritas kesehatan, semua penumpang dalam penerbangan ini telah memiliki sertifikat kesehatan dan diperiksa kembali kondisinya saat berada di bandara. Pengaturan tempat duduk di dalam pesawat juga telah dilakukan untuk memastikan jarak aman terpenuhi.

AirAsia menerapkan standar ketat dalam pengangkutan penumpang dan barang sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah, otoritas penerbangan sipil dan badan kesehatan setempat dan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pesawat yang digunakan langsung didesinfeksi segera setelah penerbangan.

"Penumpang dan awak kabin yang bertugas dalam penerbangan ini akan menjalani karantina selama 14 hari", ungkap Veranita Yosephine Sinaga.

busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later