Minggu, 26 Jan 2020 09:23
  • Home
  • Politik
  • Komitmen Kabupaten Sorong Sebagai Zona Damai Tanpa Diskriminasi, Rasisme dan Anarkaisme

Komitmen Kabupaten Sorong Sebagai Zona Damai Tanpa Diskriminasi, Rasisme dan Anarkaisme

Papua (utamanews.com)
Oleh: Iman
Jumat, 06 Sep 2019 16:46
Istimewa
Silaturahmi bersama para tokoh Adat, Agama, masyarakat, pemuda serta tokoh perempuan, di Sorong, Kamis (5/9/2019).
Dalam rangka menjaga stabilitas daerah dan kerukunan Nasional, tidak terlepas dari campur tangan yang Maha Kuasa dan juga Pemerintah, aparat TNI- Polri serta tokoh masyarakat. Mari kita bangun bersama Kabupaten Sorong (Kabsor) melalui komitmen bersama memjadikan wilayah ini sebagai zona damai.

Demikian diungkapkan Bupati Sorong, Dr Johny Kamuru M.Si, yang didampingi para unsur Forkompimda yakni Kapolres Sorong, AKBP Dewa Made Sutrahna, S.IK dan Dandim Sorong Letkol TNI, Budiman, saat acara silaturahmi bersama para tokoh Adat, Agama, masyarakat, pemuda serta tokoh perempuan, di Aula Baperlitbang Kabupaten Sorong, Kamis (5/9/2019).

Bupati Johny mengatakan peristiwa yang terjadi beberapa waktu yang berujung anarkis disejumlah daerah di Papua barat maupun Papua adalah sebuah pelajaran bagi kita semua agar bisa saling menghargai antar sesama anak bangsa.

"Saya mengapresiasi semua tokoh masyarakat, tokoh adat serta tokoh agama dalam menjaga keamanan dan kebersamaan di Kabupaten Sorong, tanpa campur tangan bapak ibu semua, kami dari pihak pemerintah maupun TNI dan Polri tidak akan bisa apa apa, karena keberhasilan dalam amankan wilayah ini adalah keberhasilan kita semua," ucapnya.


Ditambahkan Bupati bahwa di kabupaten Sorong tidak ada ruang bagi rasisme maupun diskriminatif apalagi anarkisme.

"Di kabupaten Sorong tidak ada ruang bagi rasisme dan diskriminasi yang ada hanya ruang untuk damai sejahtera, kedamaian dan kebersamaan. Mari kita satukan tekad dan berkomitmen jadikan Kabupaten Sorong sebagai Zona damai", tegas Bupati Sorong.

Pantauan media, dalam rapat koordinasi ini juga dilakukan dialog. Para tokoh masyarakat tersebut yang banyak mengkritisi maraknya peredaran minuman keras (miras), dan yang mendistribusikan minuman memabukan itu ke daerah ini. Pasalnya sumber permasalahan di Papua Barat khususnya di Sorong adalah karena penjualan miras secara bebas.


Para tokoh meminta pihak kepolisian memberantas miras langsung ke akarnya, yaitu agennya di Aimas, ibu kota Kabupaten Sorong.

Menanggapi hal ini, Kapolres Sorong AKBP Dewa Made Sutrahna, S.IK menegaskan pihaknya bahkan memberantas pabrik miras lokal sampai yang ada di hutan-hutan pelosok Sorong. "Saya dan jajaran bawah sudah sering memberantas miras sampai di pabriknya di hutan-hutan setempat, namun masih juga beredar," ungkap Dewa.

Ia pun mengajak masyarakat agar ikut memberantas miras itu, dengan cara melaporkan kepada polisi bila melihat atau mengetahui penjualan miras ilegal di suatu lokasi.

"Jadi kami mengajak semua pihak agar ikut memberantas miras karena akar semua maslah biasanya berasal dari minuman keras, yaitu mabuk. Kalau ada yang menjual miras secara ilegal agar dilaporkan kepada pihak keamanan dan pelakunya akan diproses sesuai hukum yang ada", jelasnya.

Dalam rapat koordinasi ini juga para tokoh masyarakat sepakat agar adanya Perda miras ditegaskan lagi oleh Pemerintah selain itu juga menurut para tokoh masyarakat sepakat menjaga kedamaian di kabupaten Sorong.

Hadir dalam rapat tersebut Asisten III Setda Kabupaten Sorong, Klas Osok, S.Sos., M.Si, Staf Ahli Bupati Sorong bidang pembangunan, Suroso, S.IP., MA, dan para pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong.
Editor: Sam

T#g:MirasSorong
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jan 2020 19:06

    Gelar Pemeriksaan, 14 Botol Miras Kembali Diamankan Pos Makadi Satgas Yonif 411 Kostrad

    Setelah berhasil mengamankan 228 botol miras ilegal merk Robinson, kini 14 botol miras kembali diamankan dalam pemeriksaan rutin yang digelar oleh Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Makadi di Jalan P

  • Rabu, 01 Jan 2020 21:31

    Jelang Tahun Baru, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Amankan 1.416 Botol Miras Ilegal

    Guna mencegah peredaran barang-barang terlarang dan ilegal, serta menjaga ketertiban dan keamanan menjelang Tahun Baru 2020 di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad secara

  • Sabtu, 28 Des 2019 20:58

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Amankan 35 Botol Miras

    Dalam rangka terus menjaga keamanan dan kenyamanan pada saat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Kabupaten Merauke, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad, dalam pemeriksaan rutinnya kembali berh

  • Rabu, 25 Des 2019 16:35

    Gelar Pemeriksaan, Satgas Yonif 411 Kostrad Amankan 8 Botol Miras Dari Pemudik

    Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad Pos M

  • Selasa, 24 Des 2019 01:24

    Satgas Yonif 411 Kostrad dan Polsek Onggaya Grebek Tempat Pembuatan Miras Lokal di Kuler

    Dalam kegiatan patroli bersama, Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad Pos Kuler dan Polsek Onggaya melakukan penggrebekan tempat pembuatan minum

  • Senin, 09 Des 2019 23:09

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Amankan Puluhan Botol Miras di Jalan Trans Papua

    Guna terus menciptakan situasi aman dan nyaman di wilayah perbatasan, khususnya di Kab. Merauke, Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad, secara r

  • Kamis, 14 Nov 2019 15:54

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Musnahkan 1.236 Botol Miras Ilegal

    Sebanyak 1.236 botol minuman keras (Miras) ilegal berbagai merk yang berhasil diamankan saat pemeriksaan kendaraan darat di sepanjang jalan Poros Trans Papua Kabupaten Merauke- Boven Digoel, dimusnahk

  • Kamis, 19 Sep 2019 11:19

    Timsus Trisula Bakamla RI/IDNCG- APMM Tangkap Kapal Miras dari Singapura

    Dalam rangka mengamankan tindakan ilegal yang kerap kali terjadi di Perairan Indonesia, Tim Operasi Gabungan Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) bersama Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (A

  • Jumat, 13 Sep 2019 18:43

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Serahkan Barbuk Ribuan Miras kepada Polisi

    Setelah berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan botol miras ilegal pada saat melakukan sweeping selama bulan Agustus yang lalu, Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411

  • Minggu, 01 Sep 2019 10:01

    Satgas Yonif MR 411 Kostrad Amankan 2.040 Botol Miras Illegal di Perbatasan RI-PNG

    Prajurit TNI Satgas Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad, berhasil mengamankan 2.040 botol miras illegal di perbatasan Republik Indonesia- Papua Nugini (RI-PNG), tepatnya d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak