Selasa, 28 Apr 2026

Fraksi PDI Perjuangan dengarkan keluhan petani Sei Kepayang Asahan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian Rabu, 10 Mei 2017 19:30
Sejumlah petani mewakili masyarakat tani sawit Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan mendatangi Kantor Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Sumut, di Medan, untuk menyampaikan aspirasi, pada Rabu (10/5/2017) siang.


Para petani diterima oleh Wakil Bendahara Fraksi PDI-Perjuangan Sutrisno Pangaribuan ST.

Salah seorang petani, Mangatur Sirait, menceritakan bahwa pada tahun 1998, mereka sudah masuk ke lokasi itu dari izin Bupati Asahan pada saat itu, Rihol sihotang.

"Kami dikasih masuk dengan mematok jatah masing-masing dari lahan tidur," jelas Sirait.

Setelah puluhan tahun, lanjutnya, beberapa waktu lalu, para petani diintimidasi dengan cara merampok dan menghancurkan rumah para petani. Mereka menduga pelaku tersebut adalah preman suruhan Ketua Koperasi Tani Mandiri, H. Wahyudi.

"Jadi, kami juga menduga beberapa oknum pemerintah Asahan sudah mendapat jatah lahan masing-masing. Diduga, Wahyudi membagi-bagi lahan untuk mereka, agar bisa dibacking dan menguasai seluruh lahan kami," kata Sirait.

"Sekarang intinya, kami tidak bisa memanen sawit di lahan kami sendiri," tambahnya.

Sementara, perwakilan petani lainnya, Budiman Nainggolan mengatakan, izin dan keabsahan dari Koperasi Tani Mandiri.

"Kami sudah cek di Kementerian Koperasi RI, bahwa Koperasi ini tidak terdaftar disana," ujarnya.

Budiman menjelaskan, banyak keanehan dan kejanggalan dalam pengurus dan anggota Koperasi tersebut. Dia mengatakan, banyaknya pemalsuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) keanggotaan.

"Ini semua sudah aneh. KTP dan tanda tangan banyak yang dipalsukan," katanya.



Mendengar aspirasi itu, Sutrisno Pangaribuan merasa ada yang janggal dan berjanji akan membantu menyelesaikan masalah ini.

"Kita serius berjuang ini ya. Ini kita di kantor rakyat, masalah rakyat kecil harus kita selesaikan," tegas Sutrisno

Lebih lanjut Sutrisno Pangaribuan menegaskan bahwa dirinya akan berusaha untuk berkoordinasi dengan fraksi-fraksi dan anggota fraksi PDIP lainnya untuk menyelenggarakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) agar bisa menyelesaikan masalah ini.

"Saya akan berusaha juga agar Fraksi PDIP meminta kepada Kapoldasu dan Kapolres Asahan untuk hadir di acara RDP tersebut, karena kami berharap suara kami didengar, karena kami tidak ingin asal bersuara saja, kami berharap semua instansi yang berkepentingan saling membantu," pungkas Sutrisno yang berasal dari Dapil Tabagsel ini.

busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️