Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH, MKn, yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan SE, MM, menghadiri Serah Terima Program Kemaslahatan BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) Tahun 2025 Renovasi Masjid Taqwa Pematangsiantar di Jalan Merdeka Nomor 271, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (30/01/2026).
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH, MKn, yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan SE, MM, bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq, Wakil Badan Pengurus Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazimu Pusat Muarawati Nur Malinda, serta Anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf, disambut dengan tarian tor-tor Simalungun serta disematkan Ulos Simaluntun.
Tampak hadir Sekretaris Disdik Siantar Drs. Risbon Sinaga, MM, Kabid PTK Prima Novi Andi, PD Muhammadiyah Pematangsiantar Ir. H. Sailan Nasution, MM, serta Perwakilan PW Muhammadiyah Sumut Muhammad Qorib.
Pada saat membacakan sambutan Wali Kota Wesly Silalahi, Asisten II Zainal Siahaan mengatakan bahwa atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pematangsiantar, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pematangsiantar beserta seluruh pihak yang telah bekerja keras, berkolaborasi, dan bergotong royong sehingga proses renovasi Masjid Taqwa Muhammadiyah dapat terlaksana dengan baik dan hari ini dapat dilakukan serah terima secara resmi.
“Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan akhlak, serta pemberdayaan sosial dan pendidikan. Dengan selesainya renovasi Masjid Taqwa Muhammadiyah ini, saya berharap masjid semakin nyaman, representatif, dan mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Ia juga mengatakan bahwa Pemerintah Kota Pematangsiantar senantiasa mendukung peran aktif organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, termasuk Muhammadiyah, dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan berkeadaban. Sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat seperti inilah yang menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Pematangsiantar yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras.
“Saya juga mengajak seluruh jamaah dan masyarakat untuk memakmurkan masjid ini, tidak hanya dengan salat berjamaah, tetapi juga dengan berbagai kegiatan positif seperti pengajian, pendidikan keagamaan, serta kegiatan sosial yang bermanfaat bagi umat,” tukasnya.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menceritakan bahwa kader Muhammadiyah merupakan salah satu pembaruan umat dalam ikut mencerdaskan anak bangsa serta sinergi keumatan.
“Saya sampaikan bahwa itu bukti kemandirian Muhammadiyah dalam bersyarikat. Hari ini kita saksikan penyerahan renovasi masjid yang bekerja sama dengan BPKH. Inilah fungsi rumah ibadah, juga sebagai pilar proses pendidikan anak generasi bangsa. Termasuk di dalamnya juga tempat-tempat ibadah, fungsi rumah ibadah ini harus menjadi fungsi sosial dan interaksi kepada masyarakat dan umat,” ucapnya.
Ia berharap Masjid Taqwa ini selain menjadi tempat beribadah, juga menyampaikan ajaran-ajaran Allah SWT.
“Inilah keindahan Indonesia, bahwa setiap umat baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu sangat suka membaca, memahami pedoman kitabnya masing-masing. Dan itu karakter kita sebagai bangsa Indonesia bahwa keberagaman ini dirawat dan menjadi pemersatu bangsa. Semoga kehadiran masjid ini menambah kegiatan dakwah keagamaan, dakwah pendidikan, dakwah sosial, dan dakwah umat, serta terbuka untuk siapa pun,” tukasnya.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf menyampaikan bahwa Dana Abadi ini tidak boleh berkurang ataupun bentuknya tidak boleh berkurang.
“Itulah yang kita manfaatkan untuk pembangunan rumah-rumah ibadah, program-program keumatan, hingga membantu program-program kemaslahatan umat,” jelasnya.
Kemudian Ketua PD Muhammadiyah Pematangsiantar Ir. Sailan Nasution menyampaikan ribuan terima kasih atas kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta Wali Kota Pematangsiantar dan BPKH.
“Tentunya pertama suasana sangat sederhana seperti ini. Tentunya ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami, terkhusus warga Muhammadiyah Kota Pematangsiantar. Jujur saja Pak Wamen datang ke tempat kita ini luar biasa. Telah kami wujudkan dalam bentuk pembelian ulos, itulah penghargaan tertinggi secara adat kepada Bapak Wamen,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi sebesar-besarnya atas usaha-usaha yang telah dilakukan LazisMU Pusat.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan masjid ini dimulai dari tahun 2005 dan bergerak sampai tahun 2015.
Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Serah Terima Program Kemaslahatan BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) Tahun 2025 Renovasi Masjid Taqwa Pematangsiantar.
Dilanjutkan dengan kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah meninjau pengajaran serta berinteraksi dengan para guru dan siswa/i SD Swasta Muhammadiyah 01 Pematangsiantar (Muhsapas).