Kamis, 21 Mei 2026

Pulang Kampung, Syarfi Jadi Guru Ngaji

Sibolga (utamanews.com)
Oleh: Firmansyah Simatupang Kamis, 14 Jul 2022 17:34
Syarfi saat menjadi guru ngaji di kediamannya
Istimewa

Syarfi saat menjadi guru ngaji di kediamannya

Semarak HM. Syarfi Hutauruk pulang kampung ke Sibolga dan Tapanuli Tengah menarik untuk diikuti. Pasca beberapa hari sebelumnya beliau bersilaturrahmi dan temu kangen dengan sejumlah warga di Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, hari ini Rabu (13/7/2020), mantan orang nomor satu di Sibolga itu larut dalam aktivitas mengajar dan memantau proses belajar mengajar di Rumah Tahfidz "Sufaro" Jalan Laks Manonga Napitupulu, Pandan, Kab. Tapanuli Tengah.

Syarfi yang hadir dengan stelan kemeja kuning, berlobe putih dan berkain sarung kecoklatan itu terlihat mendengarkan hapalan setiap santri di rumah tahfidz yang berada di kediaman pribadinya tersebut. Sesekali ia turut membetulkan bacaan santri yang terlihat gugup saat diminta membacakan hapalannya. 

Kepada media Syarfi menuturkan bahwa kehadiran Rumah Tahfidz "Sufaro" di kediaman pribadi miliknya adalah bentuk dukungan terhadap upaya-upaya lahirnya hapidz-hapidzah dari Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Ia berharap melalui rumah tahfidz tersebut kecintaan generasi muda Islam terhadap Al Qur'an semakin membumi. Tidak sebatas hapal ayat demi ayat, tetapi juga mampu mengimplementasikan segala nilai-nilai yang termaktub dalam ayat tersebut.
"Saya gembira melihat mereka di usianya yang masih sangat muda keinginannya untuk menghapal Al Qur'an cukup tinggi. Tentu semangat itu harus kita dukung terus sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita masing-masing. Dan yang terpenting, niat mereka harus tetap lurus semata-mata karena Allah," jelas Syarfi.

Masih kata Syarfi, tantangan zaman yang semakin kompleks dewasa ini, harus dihadapi dengan mempersiapkan anak-anak muda Islam yang kuat iman dan taqwanya. Kedua hal itu menjadi benteng mereka bisa tumbuh menjadi generasi muda bangsa yang berkualitas dan cerdas tetapi juga semangat keislamannya kokoh.

"Insya Allah, mereka tidak akan terpengaruh dengan paham-paham yang menyesatkan karena pondasi berpikirnya dibangun dengan Al Qur'an yang benar", ujarnya.

Syarfi pun berkisah masa kecilnya saat masih tinggal di kampung Pasar Sorkam. Aktivitas mengaji setiap sore hingga malam rutin ia lakukan bersama dengan kawan-kawan sebayanya kala itu. Kesannya memang seperti pengajian kampung biasa, tetapi dampak yang ditimbulkannya berbekas hingga saat ini. 
produk kecantikan untuk pria wanita

"Mungkin, andai pengajian kampung itu tidak ada, Syarfi yang kalian kenal tidak seperti ini. Pondasi pendidikan agama dan Qur'an itu sudah ditanamkan orangtua saya sejak kecil dulu. Dan kini giliran mereka pula (santri rumah tahfidz Sufaro) ditanamkan hal seperti itu," pungkasnya. 

Rangkaian seluruh kegiatan acara pulang kampung dalam agenda perayaan Idul Adha di Kampung Halaman, HM. Syarfi Hutauruk, juga menyempatkan diri mengajar dan menguji kebolehan anak anak yang sedang Belajar di "Tahfiz Qur'an" di Rumah pribadinya di Sibolga, Sumatera Utara. Rumah tempat tinggal ini dijadikan tempat pendidikan Tahfiz Qur'an untuk anak anak sebagai Generasi yang tumbuh Dewasa akan Cinta Quran.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later