Untuk menciptakan kualitas pendidikan, Pemkab Batu Bara memberikan pelatihan Smart Teaching Guru Paud se-Kabupaten Batu Bara. Hal ini dimulai dari guru yang pintar dan kreatif.
Terkait hal tersebut, kegiatan ini digelar sekaligus Halal Bihalal 1444 Hijriah yang berlangsung diadakan di Aula Pendopo, Jl. Besar Desa Simpang Dolok, Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh, pada Kamis (04/05/2023).
Hadir Bupati Batu Bara, Ir. H. Zahir, M.AP dengan didampingi Bunda PAUD Batu Bara, Ny. Hj. Maya Zahir, pada acara pelatihan STGP se-Kabupaten Batu Bara. Ia sangat gembira dan semangat melihat adanya sebuah kegiatan berlatih para guru.
Bupati Zahir, Ny. Maya Zahir menghadiri dan foto bersama kepada para guru guru pada acara pelatihan Smart Teaching Guru Paud se-Kabupaten di Pendopo yang terletak di Jl. Besar Simpang Dolok-Empat Negeri.
Pada momen itu juga, turut hadir Ketua Kadin Batu Bara, OK. Faizal, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Batu Bara, Darwinson Tumanggor, Kabid Pendidikan PAUD dan Nonformal Batu Bara, Safrial, Ketua Pokja Batu Bara Erlina, serta Bunda PAUD Seluruh Kecamatan dan Desa.
Di acara tersebut, ribuan guru paud dan guru penggerak tampak semangat dan antusias mengikuti pelatihan smart teaching yang diberikan langsung oleh motivator dan trainer yang cukup dikenal dan terkenal dengan nama lengkap, Aji Syafa.
Ia juga tercatat sebagai pendiri Syafa Manejemen yang telah banyak memberikan pelatihan mengajar yang menyenangkan bagi guru guru paud di Indonesia.
Pada kesempatan itu, Bupati Zahir dalam sambutannya mengatakan, ia sangat bersemangat melihat para guru yang mau berlatih untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Batu Bara yang dimulai dari pendidikan PAUD.
Sehingga ia berharap dengan adanya kegiatan ini, anak-anak di Kabupaten Batu Bara dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas melalui guru yang smart dan inspiratif, ujarnya.
Diberitahukan juga, bahwa Pemerintah Kabupaten Batu Bara telah membentuk TK Negeri dan TK PKK Batu Bara yang tersebar di Seluruh Kecamatan untuk membantu anak-anak kurang mampu dalam memperoleh pendidikan yang layak.
Kegiatan ditutup dengan merayakan hari jadi Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD yang ke dua tahun. Perayaan pun ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng.