Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi berdiskusi kepada rombongan Dewan Pendidikan Kota Pematangsiantar.
Pertemuan berlangsung di Command Center, Lantai II, Kantor Balai Pemko Pematangsiantar. Rabu (04/03/2026).
Saat bertemu, salah satu pengurus Dewan Pendidikan Rudolf Barmen Manurung menyerahkan 5 rekomendasi yang akan memjadi dasar dan acuan Dewan Pendidikan menerapkan langkah-langkah memperbaiki mutu pendidikan.
Adapun kelima rekomendasi tersebut yakni, Strategi peningkatan minat masyarakat terhadap TK-PAUD, SD, dan SMP Negeri Kota Pematangsiantar Tahun 2026-2030, Persyaratan Mengikuti Seleksi Calon Kepala Sekolah TK PAUD, SD dan SMP, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027, Rekomendasi Kriteria Pejabat Dinas Pendidikan Kota
sebagai pedoman dalam pengangkatan, penempatan, dan/atau evaluasi pejabat struktural, serta Rekomendasi Peningkatan dan pengawasan Mutu Pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada Dewan Pendidikan.
“Dulu siantar ini merupakan kota pendidikan, dan ini harus kita upayakan seminimal-minimalnya dapat memberikan dampak kepada sekolah Negeri. Akibatnya, kota kita ini hanya menjadi kota persinggahan saja, kalau kita dapat wujudkan kembali momen keemasan pendidikan itu dimasa sekarang, tentu akan menjadi pemicu bagi masyarakat diluar siantar untuk andil mengenyam pendidikan di Kota Pematangsiantar,” katanya.
Selain itu, Wali Kota Wesly Silalahi juga menekankan bahwa tugas dan fungsi Dewan Pendidikan Dewan pendidikan mempunyai fungsi dalam peningkatan pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana.
Wali Kota Wesly Silalahi pun berterima kasih atas telah diberikan rekomendasi-rekomendasi terkait kemajuan dan menjadikan Kota Pematangsiantar sebagai Kota Cerdas.
“Perlu ditingkatkan dengan berbagai kolaborasi dengan berbagai pihak serta menghimpun, menganlisis, dan memberikan rekomendasi kepada menteri, gubernur, bupati/walikota terhadap keluhan, saran, kritik, dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan,” tuturnya.
Tampak hadir, Ir Drs Robert Tua Siregar, Rosmayana, Meisahri, Rudol Barmen Manurung, Dr Andriono Manalu, Edward Simarmata, Dr Muhammad Zein, Leo Fernando Simatupang, Khairul Erwin MA, Fitra SP, Dedek Sulaiman SPdI, Kabid PTK Prima Noviandi.