Sebanyak 216 pelajar dari SMA/SLTA sederajat se-Kota Binjai, mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2024, yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) Kota Binjai, Selasa (27/2).
Seleksi yang digelar di GOR Baru Binjai, Jalan Danau Poso, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, merupakan seleksi tahap ll atau TWK, yang bertujuan untuk menguji pemahaman nilai nilai kebangsaan.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan BaKesBangPol Kota Binjai, Sri Eka Sembiring menjelaskan, sebelumnya para peserta ini sudah melewati seleksi administrasi yang diikuti oleh 257 peserta dari 56 Sekolah Negeri dan Swasta, yang digelar pada tanggal 12-26 Februari kemarin.
Namun dari 257 peserta yang sebelumnya mengikuti seleksi administrasi yang meliputi tinggi dan berat badan, sebanyak 216 pelajar (125:pria dan 91 perempuan) dinyatakan lulus verifikasi administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
"Pada hari ini yang kita lakukan merupakan ujian seleksi TWK, dimana para peserta yang tidak memenuhi kriteria, maka langsung gugur. Setelah itu nanti peserta juga akan mengikuti Tes Intelejensi Umum (TIU) yang bertujuan untuk menguji peserta terkait kemampuan pengetahuan dan aplikasi logika verbal, numerik, dan figural, serta penerepannya berdasarkan skor," jjelas Sri Eka.
Lebih lanjut dikatakan Sri Eka Sembiring, usai ujian seleksi TWK dan TIU, para pelajar yang dinyatakan lulus juga akan menjalani tahapan selanjutnya, yaitu seleksi kesehatan yang akan dimulai pada 28 Februari 2024.
"Pada tanggal 28 Februari akan dimulai tes kesehatan yang berlangsung selama dua hari. Kemudian juga ada tes Pasukan Baris Berbaris (PBB), tes parade, tes kesamaptaan dan tes kepribadian," tegas Sri Eka, sembari menambahkan bahwa untuk tes kesamaptaan akan digelar di lapangan Mapolres Binjai.
Puncaknya, sebut wanita berhijab tersebut, sebanyak 68 peserta yang nantinya akan terpilih, serta nantinya menjadi pengibar bendera pada Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus dan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024.
Disoal bagaimana sistem penilaian dalam seleksi ini, Sri Eka Sembiring menjelaskan jika penilaiannya dilakukan secara online dari BPiP, serta dapat dilihat secara langsung apakah peserta lolos atau sebaliknya.
"Untuk standar nilai kelulusan murni merupakan kewenangan dari BPIP di Jakarta," ujarnya.
Pun begitu, sebut Kabid Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan ini, untuk panitia seleksi pihaknya melibatkan dari berbagai unsur, seperti Kodim 0203/Langkat, Raider 100/PS, Polres Binjai, Dinas Kesehatan dan Dispora Binjai.
"Namun untuk leading sektornya adalah KesbangPol Binjai," tuturnya.
Sebagai Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan KesbangPol Binjai, Sri Eka Sembiring juga menyampaikan pesannya kepada para peserta bahwa Paskibraka bukan sekedar menjadikan para pesrta untuk ikut baris berbaris, membuat formasi dan mengibarkan bendera saja. "Namun Paskibraka merupakan kader untuk membentuk pemimpin bangsa pada nantinya yang berkarakter Pancasila," demikian tutup Sri Eka.
Diketahui, adapun seluruh peserta seleksi Paskibraka merupakan pelajar dari SMA/SLTA sederajat yang berada di Kota Binjai, baik yang berstatus Negeri maupun Swasta.
Bagi peserta yang mengikuti seleksi Paskibraka tersebut, terlebih dahulu wajib mendapat ijin tertulis dari pihak Sekolah yang bersangkutan.