Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 27 November mendatang. Pelaksanaannya akan digelar di wilayah Provinsi dan/atau Kabupaten/Kota untuk memilih Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Beberapa nama pun sudah muncul sebagai Bakal calon Kepala Daerah dan mendaftar ke beberapa Partai Politik (Parpol) agar dapat diusung menjadi calon.
Begitu juga untuk pasangan calon perseorangan. Pemenuhan persyaratan dukungan sebesar 10 persen dari jumlah DPT, menjadi syarat mutlak agar mereka dapat lolos menjadi calon.
Seperti yang terlihat di Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara. Beberapa nama Bakal calon sudah digadang gadang akan berpasangan pada Pilkada 2024 mendatang.
Salah satunya adalah Drs. H. Amir Hamzah MAP, yang disebut sebut akan berpasangan dengan H. Noor Sri Syah Alam Putra ST pada Pilkada 2024. Menurut masyarakat, pasangan ini sangat cocok melanjutkan kepemimpinan Kota Binjai untuk 5 tahun kedepan.
Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang tokoh masyarakat Kota Binjai yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Binjai, HM Yasin. Menurutnya, dalam memilih seorang pemimpin diluar Pemerintahan, harus dilihat dari rekam jejak secara realistis.
"Seperti Bapak Amir Hamzah yang saat ini masih menjabat sebagai Walikota Binjai. Kita lihat beliau tidak pernah tersandung dengan masalah hukum. Artinya rekam jejaknya bagus," sebut HM Yasin saat dikonfirmasi awak media, Senin (24/6).
Pria yang juga merupakan Dosen UIN ini juga menjelaskan, semenjak reformasi tahun 1998, tidak ada satu orang pun pemimpin Binjai (Walikota_red) yang membangun Masjid dengan menggunakan dana APBD selain Amir Hamzah.
"Dimasa kepemimpinan beliau lah terbangun Masjid Al Fatih. Walau belum sempurna dan perlu dilanjutkan pembangunannya, artinya beliau mampu mengendalikan Partai politik yang ada di Binjai. Beliau juga religius karena mengerti pemahaman Islam. Tentunya ini suatu kebanggaan bagi saya sebagai masyarakat Binjai yang pernah menjabat sebagai Kakan Kemenag," tuturnya.
Dengan dibangunnya Masjid Al Fatih, sebut pria yang pernah menjabat Wakil Bappilu Binjai dari Partai Golkar ini, sarana dakwah bagi umat Islam dan semangat beragama di Kota Binjai sangat bagus," ujarnya.
Sedangkan dari segi pembangunan, HM Yasin melihat sebuah Pasar tradisional terbesar di Kota Binjai, yaitu Pasar Tavip, yang sudah dibongkar karena tidak layak lagi dipakai dan kini sedang dibangun. "Yang kita takutkan, kalau beliau tidak menjabat lagi, apakah pembangunan itu akan dilanjutkan," bebernya.
Pun begitu, HM Yasin menilai bahwa sosok pemimpin tentunya plus dan minus dimata masyarakat. Sedangkan Amir Hamzah diakuinya merupakan sosok yang lebih banyak plusnya.
Keberhasilan seorang Amir Hamzah menurut HM Yasin tentunya tidak terlepas dari peran DPRD, salah satunya yaitu Ketua DPRD Binjai, H. Noor Sri Syah Alam Putra ST (akrab disapa H. Kires) yang dinilai jujur dan beretika.
"Kedua tokoh ini (Amir Hamzah dan Noir Sri Syah Alam Putra) bermoral tinggi dan selalu menanamkan adat ketimuran. Mereka juga tidak pernah neko neko," urai pria berusia 72 tahun ini.
Sebagai tokoh masyarakat dan tokoh agama Kota Binjai yang juga salah seorang pendiri Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Sumatera Utara, tepatnya pada tahun 1975, HM Yasin pun menilai jika keduanya sangat pantas dan cocok untuk melanjutkan kepemimpinan yang ada.
"Sangat cocok. Tidak ada alasan untuk menolaknya. Keduanya merupakan yang terbaik dari yang ada walau keduanya mempunyai plus minus. Namun janganlah kita mencaci pemimpin yang sudah berkarya. Untuk itu, mari kita lanjutkan kepemimpinan mereka guna memimpin Kota Binjai yang kita cintai ini," ungkap HM Yasin.
Diakhir ucapannya, HM. Yasin pun mempunyai penilaian tersendiri terhadap seorang H. Noir Sri Syah Alam Putra ST. "Beliau islaminya saya acungi jempol. Tampak tenang, sejuk dan mengayomi. Jika keduanya dipasangkan, maka terayomilah bahtera yang akan dilalui kapal," demikian tutup HM Yasin sembari berharap Pilkada 2024 dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.
Diketahui, penyelenggaraan Pilkada 2024 diatur dalam PKPU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.
*Berikut jadwal pendaftaran calon Pilkada 2024 ;*
-Pemenuhan Persyaratan Dukungan Pasangan Calon Perseorangan: Minggu, 5 Mei 2024 - Senin, 19 Agustus 2024
-Pengumuman Pendaftaran Pasangan Calon: Sabtu, 24 Agustus 2024 - Senin, 26 Agustus 2024
-Pendaftaran Pasangan Calon: Selasa, 27 Agustus 2024 - Kamis, 29 Agustus 2024
-Penelitian Pasangan Calon: Selasa, 27 Agustus 2024 - Sabtu, 21 September 2024
-Penetapan Pasangan Calon: Selasa, 22 September 2024 - Sabtu, 22 September 2024.