MEDAN (utamanews.com) - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan, tanggal 9 Desember 2015, tinggal menghitung hari. Masing-masing pasangan Calon Walikota sibuk mengumbar-umbar janji-janji politiknya kepada masyarakat.
Seperti yang dilakukan Calon Walikota nomor urut 2, Ramadhan Pohan. Dirinya tampak masih sibuk mengkampanyekan visi dan misinya dalam membangun Medan menjadi kota hijau.
Namun, saat berlangsung diskusi, Ramadhan mengungkapkan alasan dibalik niatnya untuk maju sebagai Walikota Medan tahun 2015.
Katanya, dirinya maju karena lawan politiknya tidak memiliki nyali untuk bersaing.
Ramadhan menjelaskan, jika saingannya adalah Walikota Surabaya, Tri Rismaharani ataupun Walikota Bandung, Ridwan Kamil, Ramadhan mengaku akan legowo untuk mundur dari pencalonannya.
"Saya maka mau naik, justru karena lawan saya itu tidak memiliki nyali. Maksudnya begini, kalau saingan saya Risma atau Ridwan Kamil, saya tidak akan mencalonkan sama sekali. Karena mereka bernyali," kata Ramadhan saat berdialog di Kafe Penang Corner, Jalan Dr Mansyur, Medan, Senin (23/11/2015).
Selain itu, Ramadhan juga membeberkan pendapatnya mengenai sikap masyarakat Medan dalam pemilihan kali ini. Dia menyatakan, jika masyarakat saat ini mengalami krisis kepercayaan, bahkan apatis terhadap kepemimpinan.
"Medan krisis kepemimpinan dan krisis kepercayaan saat ini. Menurut saya, strategi untuk keluar dari masalah itu adalah reformasi birokrasi," ungkap Ramadhan.
Amatan utamanews.com, prediksi Ramadhan Pohan ini benar adanya, namun calon Walikota pasangan nomor urut dua ini juga tidak mampu meraih dukungan dari masyarakat yang memberi penilaian negatif terhadap saingannya.
Prediksi lainnya dari masyarakat awam, bahwa Pilkada Medan ini akan dimenangkan oleh pasangan nomor satu yang didukung oleh sejutaan pemilih yang enggan menggunakan hak pilihnya untuk datang ke TPS (golput).
(red)
Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama