Komitmen luhur dalam membantu dan berjuang untuk kepentingan rakyat ditunjukan oleh politisi muda Partai Amanat Nasional (PAN), Yowanda Rahmazam, yang juga Calon Legislatif (Caleg) Nomor Urut 1 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Pematangsiantar 1.
Tidak main-main. Jika terpilih menjadi Anggota DPRD Kota Pematangsiantar Masa Bakti 2024-2029, Yowanda Rahmazam siap menyumbangkan seluruh gaji pokok-nya demi membantu rakyat, yang akan dia gunakan untuk membangun sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar angka kemiskinan dan angka pengangguran di Kota Pematangsiantar semakin berkurang, serta kegiatan kepemudaan, organisasi, komunitas, remaja masjid/gereja, Guru TK/PAUD dan perwiritan.
"Saya merasa hal ini sangat realistis dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Bahkan ini sudah menjadi niatan saya sedari awal terjun ke Politik, Bantu Rakyat, Bermanfaat untuk Rakyat," ungkap politisi muda tersebut, Kamis (9/2/2024).
Yowanda Rahmazam mengatakan, komitmen untuk menyumbangkan seluruh gaji untuk rakyat , hampir tidak pernah dia dengar sebelumnya dari seorang legislator. Padahal sosok legislator seharusnya memiliki keseriusan untuk sepenuhnya bekerja membantu rakyat mewujudkan segala aspirasinya.
Selain menyumbangkan seluruh gajinya, Yowanda Rahmazam pun menguraikan dua program kerja prioritas yang akan dia perjuangkan jika terpilih menjadi Anggota DPRD Kota Pematangsiantar. Dalam hal ini, katanya, program peningkatan kemampuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat akan menjadi prioritas utama.
Program prioritas pertama kata Yowanda Rahmazam, mengupayakan pembukaan lapangan kerja baru, penyediaan bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, dan memperluas akses masyarakat dalam memperoleh penghasilan. Program ini tentu saja harus dilakukan atas dasar koordinasi, serta kerja sama dengan pemerintah daerah dan juga perusahaan-perusahaan swasta.
Sedangkan program prioritas kedua, Yowanda Rahmazam siap memberikan gaji pokoknya untuk kegiatan kepemudaan, organisasi, komunitas, remaja masjid/gereja, Guru TK/PAUD dan perwiritan.
"Kalau saya terpilih, tolong ingatkan saya supaya rutin bertemu dan berdialog dengan masyarakat. Seandainya saya juga salah dalam bersikap dan bertindak, tidak amanah dalam menjalankan jabatan, ataupun lupa dengan janji-janji saya selama kampanye, mohon tegur saya," serunya.