Minggu, 26 Mei 2019 23:24
  • Home
  • Opini
  • Menelusuri Arah Utang Pemerintah Era Kepemimpinan Joko Widodo

Menelusuri Arah Utang Pemerintah Era Kepemimpinan Joko Widodo

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Nurul Nabila, Mahasiswi Perbankan Universitas Samudra Langsa
Kamis, 13 Des 2018 03:13
Istimewa
Selama masa pemerintahan Presiden Jokowi, rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada pada kisaran 30 persen atau meningkat dari 24,7 persen pada 2014. Namun, berdasarkan UU Keuangan Negara, rasio batas utang terhadap PDB adalah sebesar 60 persen. Hal tersebut menandakan bahwa kondisi berarti utang negara kita saat ini masih relatif aman. Dibanding negara lain, kekuatan ekonomi Indonesia masih stabil dan terkendali. Di Amerika, rasio hutang terhadap PDB sebesar 105 persen, bahkan di Jepang rasio hutang terhadap PDB mencapai 253 persen.

Beberapa tahun terakhir hutang Indonesia lebih mempertimbangkan dana lokal dibandingkan dana asing. Hal ini merupakan bagian dari strategi untuk mengurangi resiko lemahnya nilai tukar rupiah dan ketidakstabilan ekonomi global. Apabila diperhatikan, strategi ini secara langsung bisa dilihat dari meningkatnya penggunaan surat utang berdenominasi rupiah yang diterbitkan dalam lingkup domestik. Berdasarkan statistik dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa terjadi penurunan proporsi pinjaman luar negeri dari 78 persen ke 30 persen pada 2008 ke 2017.

Di sisi lain, selain mengetahui kondisi utang negara, masyarakat juga perlu memahami penggunaan dan arah tujuan dari uang pinjaman tersebut. Di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo anggaran pemerintah diprioritaskan untuk melakukan pembangunan infrastruktur sebagai program utama. Tercatat proyek-proyek besar seperti tol laut, bandara, kereta api cepat, jalan tol, bendungan, PLTA, dan lain-lain telah berhasil dibangun dengan jangka waktu 4 tahun. Meskipun pengeluaran anggaran meningkat empat kali lipat dari pemerintahan sebelumnya menjadi 10 miliar dollar AS, namun secara jelas terdapat sebuah hasil yang bisa dilihat dengan kasat mata dan dirasakan manfaatnya bagi rakyat Indonesia. Jadi sudah dipastikan, pemerintah secara nyata membangun dan terus membangun infrastruktur di sejumlah wilayah.


Di samping infrastruktur, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas utama pemerintah. Presiden Joko Widodo juga mengalokasikan 20 persen anggaran untuk pendidikan, termasuk menyiapkan program beasiswa pascasarjana. Sementara, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai program kesehatan telah menyasar lebih dari 70 persen penduduk Indonesia dan anggarannya terus meningkat. Program JKN ini juga merupakan target pemerintah dalam menjamin kesehatan masyarakat pada tahun 2019.

Dari data Kementerian Keuangan, bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur mengalami kenaikan sebesar 11 persen, 54 persen, dan 118 persen. Strategi anggaran pemerintah dinilai telah meningkatkan produktivitas dan standar hidup yang dalam jangka panjang akan mengalami pertumbuhan. Produktivitas ini turut ditentukan oleh pertumbuhan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia. Dengan mengalokasi sebagian besar anggaran untuk hal tersebut, Indonesia berada di jalur peningkatan produktivitas, yang memicu pertumbuhan ekonomi dan akan membawa ke posisi utang yang semakin membaik.

Namun di sisi lain, adanya pihak-pihak dengan kepentingan tertentu kerap membawa masalah utang Indonesia sebagai isu ekonomi untuk menyudutkan rezim pemerintahan Joko Widodo serta menakut-nakuti rakyat. Sehingga, perlunya pemahaman untuk masyarakat luas bahwasanya rasio utang terhadap PDB Indonesia masih dalam batas yang dapat dikendalikan. Hal itu dikarenakan upaya pemerintah yang terus membawa negari ini ke arah yang lebih baik salah satunya dengan mengelolaan hutang negara secara benar demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan rakyatnya.

Editor: Sam

T#g:hutangInfrastruktur
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Mei 2019 11:46

    Jalan beton jadi kupak-kapik, warga minta tanggung jawab pemilik Backhoe yang melintas

    Jalan cor batu yang berada di simpang tiga arah ke Blok Lima Kelurahan Tanjung Leidong Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten (Labura), hancur akibat alat berat beko (Excavators backhoe) yang melintas tan

  • Kamis, 16 Mei 2019 15:26

    Longsor Hambat Akses dan Ekonomi Warga Aekuala- Tombolang, Habinsaran

    Jalan adalah sarana penghubung yang dapat membantu masyarakat dalam melakukan kegiatan baik untuk mobilitas maupun untuk penunjang perekonomian masyarakat.Agar aktivitas masyarakat dapat berjalan deng

  • Kamis, 16 Mei 2019 14:16

    H-20 Lebaran, Kondisi Jalan Provsu di Palas Kian Ancam Keselamatan Pemudik

    Hingga memasuki H-20 menuju perayaan lebaran Idul Fitri 1440 hijryah tahun 2019, sejumlah titik kerusakan berat, rusak sedang hingga rusak ringan, yang banyak terdapat di sepanjang badan jalan lintas

  • Kamis, 16 Mei 2019 11:16

    Kondisi Jalan Buruk, Desa Siborna Bunut Terisolir

    Kondisi jalan menuju ke Desa Siborna Bunut, Kecamatan Sosa, kabupaten Padang Lawas (Palas) sejak beberapa bulan terakhir ini kian rusak parah dan semakin memburuk, akibatnya desa ini seolah terisolir

  • Sabtu, 11 Mei 2019 15:11

    Jalan Nasional Pakpak Bharat-Subulussalam Hancur-hancuran

    Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Pakpak Bharat Jalan Berutu MM berharap pemerintah pusat segera memperbaiki jalan rusak perbatasan Pakpak Bharat dengan Kota Subulussalam.Permintaan itu disamp

  • Jumat, 03 Mei 2019 00:33

    Lion Air Group Bersama Intim Abadi Persada Meluncurkan "Permata Lion Residence" Perumahan Pertama Karyawan

    Lion Air Group bersama mitra pengembang perumahan PT Intim Abadi Persada hari ini, Kamis (2/5/2019), meluncurkan perumahan pertama bagi karyawan Lion Air Group dengan nama Permata Lion Residence di Ja

  • Sabtu, 20 Apr 2019 08:20

    Dukung Hasil Pemilu, Mari Rajut Kembali Persatuan Bangsa Menuju Suksesnya Pembangunan Indonesia Maju

    Pemilihan Umum bukan sekadar siklus lima tahunan yang biasa. Pemilu merupakan sebuah sarana untuk mencari pemimpin yang benar-benar peduli dengan rakyat Indonesia. Outputnya adalah untuk mewujudkan ne

  • Selasa, 16 Apr 2019 15:16

    Sindir Jokowi, Iklan Kampanye Prabowo- Sandi Tanpa Solusi

    Sebuah iklan kampanye pasangan 02 Prabowo- Sandi sempat mencuri perhatian. Hal ini lantaran isinya menyindir pembangunan infrastruktur yang digalakkan oleh pemerintahan Jokowi.

  • Sabtu, 13 Apr 2019 09:33

    Tol Bocimi Akan Genjot Elektabilitas Jokowi

    Sukabumi diharapkan dapat memberikan torehan suara sampai 60 persen, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin mulai meningkat di kota tersebut. Saat ini perolehan dukungan sementara paslon nomor 01 terse

  • Senin, 04 Mar 2019 16:04

    Peningkatan Jalan Ujung Batu I, Hitungan Bulan Rusak di Beberapa Titik

    Proyek peningkatan jalan yang didampingi oleh Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembagunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Padang Lawas,  sudah mulai rusak di beberapa titik.Padahal peningka

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak