Senin, 14 Okt 2019 06:47
  • Home
  • Opini
  • Menelusuri Arah Utang Pemerintah Era Kepemimpinan Joko Widodo

Menelusuri Arah Utang Pemerintah Era Kepemimpinan Joko Widodo

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Nurul Nabila, Mahasiswi Perbankan Universitas Samudra Langsa
Kamis, 13 Des 2018 03:13
Istimewa
Selama masa pemerintahan Presiden Jokowi, rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada pada kisaran 30 persen atau meningkat dari 24,7 persen pada 2014. Namun, berdasarkan UU Keuangan Negara, rasio batas utang terhadap PDB adalah sebesar 60 persen. Hal tersebut menandakan bahwa kondisi berarti utang negara kita saat ini masih relatif aman. Dibanding negara lain, kekuatan ekonomi Indonesia masih stabil dan terkendali. Di Amerika, rasio hutang terhadap PDB sebesar 105 persen, bahkan di Jepang rasio hutang terhadap PDB mencapai 253 persen.

Beberapa tahun terakhir hutang Indonesia lebih mempertimbangkan dana lokal dibandingkan dana asing. Hal ini merupakan bagian dari strategi untuk mengurangi resiko lemahnya nilai tukar rupiah dan ketidakstabilan ekonomi global. Apabila diperhatikan, strategi ini secara langsung bisa dilihat dari meningkatnya penggunaan surat utang berdenominasi rupiah yang diterbitkan dalam lingkup domestik. Berdasarkan statistik dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa terjadi penurunan proporsi pinjaman luar negeri dari 78 persen ke 30 persen pada 2008 ke 2017.

Di sisi lain, selain mengetahui kondisi utang negara, masyarakat juga perlu memahami penggunaan dan arah tujuan dari uang pinjaman tersebut. Di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo anggaran pemerintah diprioritaskan untuk melakukan pembangunan infrastruktur sebagai program utama. Tercatat proyek-proyek besar seperti tol laut, bandara, kereta api cepat, jalan tol, bendungan, PLTA, dan lain-lain telah berhasil dibangun dengan jangka waktu 4 tahun. Meskipun pengeluaran anggaran meningkat empat kali lipat dari pemerintahan sebelumnya menjadi 10 miliar dollar AS, namun secara jelas terdapat sebuah hasil yang bisa dilihat dengan kasat mata dan dirasakan manfaatnya bagi rakyat Indonesia. Jadi sudah dipastikan, pemerintah secara nyata membangun dan terus membangun infrastruktur di sejumlah wilayah.


Di samping infrastruktur, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas utama pemerintah. Presiden Joko Widodo juga mengalokasikan 20 persen anggaran untuk pendidikan, termasuk menyiapkan program beasiswa pascasarjana. Sementara, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai program kesehatan telah menyasar lebih dari 70 persen penduduk Indonesia dan anggarannya terus meningkat. Program JKN ini juga merupakan target pemerintah dalam menjamin kesehatan masyarakat pada tahun 2019.

Dari data Kementerian Keuangan, bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur mengalami kenaikan sebesar 11 persen, 54 persen, dan 118 persen. Strategi anggaran pemerintah dinilai telah meningkatkan produktivitas dan standar hidup yang dalam jangka panjang akan mengalami pertumbuhan. Produktivitas ini turut ditentukan oleh pertumbuhan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia. Dengan mengalokasi sebagian besar anggaran untuk hal tersebut, Indonesia berada di jalur peningkatan produktivitas, yang memicu pertumbuhan ekonomi dan akan membawa ke posisi utang yang semakin membaik.

Namun di sisi lain, adanya pihak-pihak dengan kepentingan tertentu kerap membawa masalah utang Indonesia sebagai isu ekonomi untuk menyudutkan rezim pemerintahan Joko Widodo serta menakut-nakuti rakyat. Sehingga, perlunya pemahaman untuk masyarakat luas bahwasanya rasio utang terhadap PDB Indonesia masih dalam batas yang dapat dikendalikan. Hal itu dikarenakan upaya pemerintah yang terus membawa negari ini ke arah yang lebih baik salah satunya dengan mengelolaan hutang negara secara benar demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan rakyatnya.

Editor: Sam

T#g:hutangInfrastruktur
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 26 Sep 2019 17:06

    Pemko Medan Terima Hibah 3 BMN Infrastruktur Jalan Dari Kemen-PUPR

    Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menandatangani Naskah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah Barang Milik Negara (BMN) Dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum

  • Sabtu, 31 Agu 2019 16:01

    4 Hari menjelang "Sail Nias", Masyarakat ragukan perbaikan infrastruktur jalan

    Event internasional "Sail Nias 2019" akan segera digelar, namun jalan menuju lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut, tepatnya di pantai Tagaule Onolimbu, Kecamatan Bawalato, Kabupaten Nias, Sumatera Uta

  • Jumat, 30 Agu 2019 13:40

    Jalan Protokol Ajumu Rusak, Provsu Diminta Tegur Perusahaan Pembawa Muatan Melebihi Tonase

    Potret jalan protokol Ajamu yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Mulai dari sepanjang jalan Sei Pinang hingga jalan menuju simpang Ajamu kondisi jalan tampak dengan kasat mata kondisinya be

  • Kamis, 29 Agu 2019 06:49

    Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan dan Jembatan, Edy Rahmayadi Minta Dinas Bina Marga Bentuk Pokja

    Untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan yang ada di Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta Dinas Bina Marga segera membentuk kelompok kerja (Pokja) dengan me

  • Rabu, 21 Agu 2019 17:51

    Gubernur Ingatkan Arsitek Jangan Ikut Jadi Penipu

    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengingatkan agar para arsitek jangan menjadi penipu atau ikut saling menutupi penipuannya.

  • Rabu, 14 Agu 2019 09:44

    Gubsu Berikan Perhatian Terhadap Indeks Kemiskinan di Sumut

    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi sangat memberi perhatian penuh terhadap Indeks kemiskinan penduduk Provinsi Sumatera Utara yang dianggapnya masih tinggi saat menyampaikan 5 indikator mak

  • Senin, 29 Jul 2019 10:29

    TMMD 105 Kodim 0415/Batanghari Bangun Jalan Tiga Kilometer di Desa Ladang Peris

    Tim Pengawas dan Evaluasi dari Mabes TNI AD dipimpin Kasahli Kasad Mayjen TNI Arif Susilo bersama Pabandya 2/Anev Letkol Arm Budi Wahyono didampingi Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Widi Rahman, S.H,

  • Rabu, 19 Jun 2019 18:19

    Pembangunan Dan Konflik

    Pembangunan merupakan suatu proses atau rangkaian kegiatan yang tidak pernah kenal berhenti, untuk terus menerus mewujudkan perubahan-perubahan pada kehidupan masyarakat dalam rangka mencapai perbaika

  • Jumat, 31 Mei 2019 11:11

    Camat Huragi Inisiasi Penimbunan Jalinsum Palas

    Bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kenderaan bermotor dan gangguan arus mudik dan arus balik pada perayaan lebaran Idul Fitri 1440 hijriyah tahun 2019, di sejumlah titik jalan provin

  • Minggu, 26 Mei 2019 11:46

    Jalan beton jadi kupak-kapik, warga minta tanggung jawab pemilik Backhoe yang melintas

    Jalan cor batu yang berada di simpang tiga arah ke Blok Lima Kelurahan Tanjung Leidong Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten (Labura), hancur akibat alat berat beko (Excavators backhoe) yang melintas tan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak