Jumat, 15 Nov 2019 22:17
  • Home
  • Opini
  • Masyarakat Dukung Pemerintah Bangun Papua

Masyarakat Dukung Pemerintah Bangun Papua

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Abner Wanggai
Jumat, 08 Nov 2019 03:08
Detik Finance

Pemerintah terus menggenjot pembangunan di Papua. Kini berbagai Program pembangunan sudah mulai terealisasi. Bukan hanya di satu sektor saja, namun ada beberapa program yang patut untuk diapresiasi.

Meski termasuk wilayah Indonesia Timur, Papua dan Papua Barat ini terkenal dengan akses jalan dan medan yang sulit ditembus. Namun tak berarti pemerintah lantas mengesampingkannya. Hal ini tercermin dari kabar keberhasilan pembangunan di Bumi Cendrawasih ini. Bukan perkara mudah, mengingat banyaknya hambatan dan rintangan yang menghadang dalam pelaksanaannya. Akan tetapi, pemerintah seakan tak menyerah, hingga kini bersyukur rakyat Papua telah bisa menikmati sebagian infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah.

Serupa dengan pernyataan oleh Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan, yang mengatakan bahwa program Nawa Cita Presiden Jokowi, yakni membangun Nusantara dari wilayah pinggiran telah mulai terwujud. Termasuk pembangunan di wilayah pegunungan Papua.
Seperti yang kita ketahui masyarakat di pegunungan Papua tersebut kehidupannya sangat bergantung pada koneksitas transportasi udara. Maka dari itu, Kemenhub membangun sejumlah bandara agar mereka bisa merasakan kemerdekaan sama seperti masyarakat lainnya seperti di pulau Jawa, Sumatera dan juga Kalimantan. Yang paling menonjol ialah penerapan BBM dengan satu harga di seluruh wilayah Papua. Yang sebelumnya dapat mencapai Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu saat mengalami kelangkaan, kini mereka bisa menikmati harga yang sama yakni, Rp 6.500 per liternya. Bahkan, pemerintah terus berupaya agar harga bahan pokok juga menurun.


Kabar keberhasilan lainnya ialah dibidang ketenagalistrikan. Program itu telah diresmikan oleh Presiden Jokowi dan Gubernur Papua Lukas Enembe, beberapa bulan yang lalu. Hasil capaian ini turut dibeberkan oleh Jaleswari Pramodhawardani, selaku Deputi V Kepala Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia.

Menurutnya, sejak dilantik pada tahun 2014, Presiden Joko Widodo telah memberi perhatian atas pembangunan di Papua. Di tanah Papua ini, Presiden Joko Widodo secara langsung menegaskan akan hadirnya pendekatan baru pembangunan yang Indonesia-Sentris kini dilakukan di Papua. Beragam peningkatan serta kemajuan tampak dari pembangunan di Papua.
Bahkan, Jaleswari juga mengungkapkan jika peningkatan dana transfer pusat kepada Papua mengalami peningkatan. Dana tersebut diharapkan dapat meningkatkan pembangunan secara intensif dan juga masif.

Pencapaian positif ini didukung oleh konsep Gerbangmas Hasrat Papua dari Gubernur Papua. Selama pemerintahan Jokowi, jangkauan daerah terisolasi yang bisa diakses telah mencapai hingga 3.259 kilometer.



Tak hanya jalan Trans Papua, namun juga jalan akses beserta jalan perbatasan. Selain itu juga dibangun dermaga atau pelabuhan baru serta merevitalisasi pelabuhan lama guna memperkuat tol laut. Termasuk pula revitalisasi bandar sebagai jembatan distribusi barang untuk meningkatkan ekonomi lokal. Aneka produk yang dulunya sulit ditemukan di Papua, kini menjadi lebih mudah dipasarkan.

Sementara dari infrastruktur energi PLN, keberhasilannya dapat dilihat dari meningkatnya rasio elektrifikasi. Rasio elektrifikasi Provinsi Papua yang sebelumnya pada tahun 2013 hanya sebesar 30,48 persen, melesat hingga menjadi 77 persen di tahun 2018. Dan targetnya ialah 85,72 persen di tahun 2019. Peningkatan ini dirasakan di daerah pedesaan seperti yang diamanatkan Presiden secara langsung. Yakni, saat kunjungan beliau ke Papua beberapa tahun ini.

Untuk masalah tingkat kemiskinan Provinsi Papua, turut mengalami penurunan serta kualitas hidup rakyat mengalami peningkatan. Menurut data, di tahun 2013 angka kemiskinan mencapai 31,13 persen, namun kemudian menurun di angka 27,62 di tahun 2017 lalu. Selain itu, PDRB per kapita tanpa sektor tambang dalam juta rupiah meningkat dari yang sebelumnya Rp 24.60 juta per tahun di tahun 2013 berada di angka Rp 37,52 juta per tahun di tahun 2017. Serta, kini ratio menurun dari tahun 2013 sebesar 0, 44  menjadi hanya 0,398 tahun 2017. Meski belum maksimal, pemerintah terus berupaya guna mengotimalkan pembangunan ini. Agar rakyat Papua merasakan keadilan sebagaimana wilayah lainnya di Indonesia.

Keberhasilan pembangunan  pemerintah di Papua ini, harusnya bisa menjadi tolok ukur perhatian pemerintah yang begitu besar. Sebab, memang bukan perkara mudah mewujudkannya. Ditengah polemik negara yang datang silih berganti. Harapan kedepan semoga Papua lebih maju lagi, sesuai dengan program kerja Presiden Jokowi dalam masa jabatanya yang kedua ini.
Editor: Yaya

T#g:Infrastruktur
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 26 Sep 2019 17:06

    Pemko Medan Terima Hibah 3 BMN Infrastruktur Jalan Dari Kemen-PUPR

    Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menandatangani Naskah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah Barang Milik Negara (BMN) Dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum

  • Sabtu, 31 Agu 2019 16:01

    4 Hari menjelang "Sail Nias", Masyarakat ragukan perbaikan infrastruktur jalan

    Event internasional "Sail Nias 2019" akan segera digelar, namun jalan menuju lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut, tepatnya di pantai Tagaule Onolimbu, Kecamatan Bawalato, Kabupaten Nias, Sumatera Uta

  • Jumat, 30 Agu 2019 13:40

    Jalan Protokol Ajumu Rusak, Provsu Diminta Tegur Perusahaan Pembawa Muatan Melebihi Tonase

    Potret jalan protokol Ajamu yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Mulai dari sepanjang jalan Sei Pinang hingga jalan menuju simpang Ajamu kondisi jalan tampak dengan kasat mata kondisinya be

  • Kamis, 29 Agu 2019 06:49

    Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan dan Jembatan, Edy Rahmayadi Minta Dinas Bina Marga Bentuk Pokja

    Untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan yang ada di Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta Dinas Bina Marga segera membentuk kelompok kerja (Pokja) dengan me

  • Rabu, 21 Agu 2019 17:51

    Gubernur Ingatkan Arsitek Jangan Ikut Jadi Penipu

    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengingatkan agar para arsitek jangan menjadi penipu atau ikut saling menutupi penipuannya.

  • Rabu, 14 Agu 2019 09:44

    Gubsu Berikan Perhatian Terhadap Indeks Kemiskinan di Sumut

    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi sangat memberi perhatian penuh terhadap Indeks kemiskinan penduduk Provinsi Sumatera Utara yang dianggapnya masih tinggi saat menyampaikan 5 indikator mak

  • Senin, 29 Jul 2019 10:29

    TMMD 105 Kodim 0415/Batanghari Bangun Jalan Tiga Kilometer di Desa Ladang Peris

    Tim Pengawas dan Evaluasi dari Mabes TNI AD dipimpin Kasahli Kasad Mayjen TNI Arif Susilo bersama Pabandya 2/Anev Letkol Arm Budi Wahyono didampingi Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Widi Rahman, S.H,

  • Rabu, 19 Jun 2019 18:19

    Pembangunan Dan Konflik

    Pembangunan merupakan suatu proses atau rangkaian kegiatan yang tidak pernah kenal berhenti, untuk terus menerus mewujudkan perubahan-perubahan pada kehidupan masyarakat dalam rangka mencapai perbaika

  • Jumat, 31 Mei 2019 11:11

    Camat Huragi Inisiasi Penimbunan Jalinsum Palas

    Bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kenderaan bermotor dan gangguan arus mudik dan arus balik pada perayaan lebaran Idul Fitri 1440 hijriyah tahun 2019, di sejumlah titik jalan provin

  • Minggu, 26 Mei 2019 11:46

    Jalan beton jadi kupak-kapik, warga minta tanggung jawab pemilik Backhoe yang melintas

    Jalan cor batu yang berada di simpang tiga arah ke Blok Lima Kelurahan Tanjung Leidong Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten (Labura), hancur akibat alat berat beko (Excavators backhoe) yang melintas tan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak