Berbagai persiapan mulai disiapkan jelang gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI dan Perhelatan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) tahun 2024 di Sumut-Aceh.
Bahkan, Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI dan Perhelatan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) tahun 2024 ini menurut sejumlah pengamat, bakal menjadi venue untuk sejumlah Cabang Olahraga (Cabor).
Menurut data yang diterima awak media, dari total 56 Cabor yang dipertandingkan, Provinisi NAD akan mengikuti 28 cabang, sedangkan Sumut juga mengikuti 28 cabang.
Dari 28 Cabor di Sumatera Utara, diketahui tersebar di enam Kabupaten, diantaranya Medan, Binjai, Langkat, Tebing Tinggi, Deli Serdang dan Simalungun.
Tim Survey Dinas Pemuda dan Olahraga Provsu, Muhhamad Maimun Nasri, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, pihaknya sudah meninjau persiapan Kota Binjai yang direncanakan bakal menjadi salah satu venue pagelaran PON ke XXI dan Perhelatan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) tahun 2024.
"Benar, kita sudah melakukan survey sejumlah lokasi di kota Binjai. Diantaranya Gedung Olahraga baru di Rambung, Binjai Selatan, GOR lama dan Jalan Makalona. Hasil dari peninjauan nantinya akan dilakukan evaluasi. Namun untuk penetapannya masih menunggu info dari KONI dan keputusan Gubernur Sumut," ungkapnya saat dikonfirmasi awak media, Senin (7/2).
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kota Binjai, Iwan Setiawan, mengaku tengah mempersiapkan segala urgensi untuk turut mensukseskan pagelaran PON ke XXI dan Papernas tahun 2024.
Bahkan dalam waktu dekat, lanjut Iwan, pihaknya bakal menggelar eksibisi untuk Cabor super prioritas.
"Binjai Siap, dan Binjai Juara, itu sesuai dengan hastag kita. Segala persiapan sudah kita rancang jelang persiapan PON dan Papernas tahun 2024 kali ini. Cabor prioritas dan super prioritas tengah kita matangkan, diataranya cabor Atletik, Gulat dan Taekwondo," ungkap Iwan Setiawan, didampingi Kabid bimbingan dan peningkatan prestasi, Andi Lala.
"Para atlet akan kita tes fisiknya agar lebih padu lagi, hal ini nantinya akan bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK Bina Guna), dalam waktu dekat inilah," sambungnya.
Pun begitu, lanjut Iwan, tentunya persiapan ini akan dikonsultasikan bersama KONI Kota Binjai. "Semoga ini jadi langkah yang baik untuk kemajuan olahraga di kota kita", harapnya.