Rabu, 29 Apr 2026

Wali Kota dr Susanti Gelar Evaluasi Hasil Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting I, Intervensi Serentak Percepatan Penurunan Stunting

Pematang Siantar (utamanews.com)
Oleh: LEP27 Rabu, 31 Jul 2024 15:51
Evaluasi Hasil Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting I (Satu) Kota Pematangsiantar Tahun 2024, di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar
 Istimewa

Evaluasi Hasil Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting I (Satu) Kota Pematangsiantar Tahun 2024, di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar

Audit kasus stunting, diharapkan dapat menjadi pembelajaran di tiap level administrasi untuk penguatan dan konvergensi program, serta memastikan intervensi spesifik dan sensitif sampai pada sasaran. Saya yakin bila semua intervensi dilaksanakan secara optimal, prevalensi stunting dapat diturunkan pada tahun ini.

Hal tersebut disampaikan, Wali Kota Pematangsiantar, dr Susanti Dewayani Sp.A dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely, saat membuka Pelaksanaan Evaluasi Hasil Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting I (Satu) Kota Pematangsiantar Tahun 2024, di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Rabu (31/07/2024) pagi.

Lanjut Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely membacakan sambutan tertulis Wali Kota dr Susanti Dewayani Sp.A, yang mengatakan, Pelaksanaan audit kasus stunting pada tahapan evaluasi tindak lanjut hasil audit kasus stunting merupakan tahapan akhir audit kasus stunting di setiap semesternya. Tujuan dari tahapan ini adalah mengevaluasi rencana tindak lanjut terhadap kasus yang di audit, sehingga dapat diketahui sejauh mana kemanfaatan intervensi yang telah dilaksanakan, agar kasus tidak semakin memburuk atau tidak terjadi kasus yang berulang (sama) di satu wilayah, dan program-program yang dilaksanakan dapat di kaji ulang.

Audit kasus stunting adalah langkah kongkrit dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Selain itu, kasus stunting adalah hambatan dari pengembangan sumber daya manusia yang harus kita selesaikan bersama, karena bagaimanapun pembangunan fisik tidak akan bisa berjalan dengan baik, apabila sumber daya manusia yang ada tidak mumpuni. Maka dari itu, diharapkan kita semua merapatkan barisan untuk sama-sama mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penurunan stunting dengan aksi nyata, demi terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan. Stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi tanggung jawab bersama.
Masih banyak hal yang harus kita benahi bersama, terutama dalam hal kolaborasi dan sinergitas. Disampaikan kepada seluruh OPD, Perangkat Kecamatan dan Kelurahan agar berperan aktif dan serius dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, libatkan forkopimcam dan stakeholders yang ada untuk melakukan intervensi serentak dalam percepatan penurunan stunting. Kita memiliki kader-kader yang hebat dan tangguh, seperti kader tim pendamping keluarga (TPK), kader posyandu dan kader pkk, yang diharapkan untuk bergabung menjadi satu dalam mendampingi keluarga, mewujudkan keluarga sehat, tangguh dan berkualitas. Para kader adalah garda terdepan yang mendukung program pemerintah dalam memberdayakan masyarakat, jelas Dra Happy Oikumenis Daely menyampaikannya.

Selain itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely, juga mengatakan bahwa kita bersyukur pada tahun 2023 angka stunting kita mendapatkan penurunan yang cukup Signifikan dari 14,3% menjadi 7,7% di akhir tahun 2023, dan meraih prestasi terbaik ketiga se-Sumatera Utara, untuk itu kami berharap di akhir tahun 2024 ini kasus 7,7% di tahun 2023 tersebut dapat terus menerus kita turunkan lagi, pinta Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA juga berpesan kepada kita semua yang hadir, meskipun saat ini dari angka 7,7% ditahun 2023, dan Kota Pematangsiantar meraih prestasi terbaik ketiga se-Sumatera Utara dalam menekan angka stunting, artinya 7,7% stuntung yaitu dari 100 orang balita ada 7 sampai 8 orang yang stunting, jadi jangan membuat kita terlalu bereuforia. Namun kita harus antisipasi munculnya balita stunting baru. Jangan sampai balita lama yang stunting sudah lulus, malah nambah ada yang baru’’ ucap Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely.
 
Maka dari itu kepada seluruh peserta undangan yang saya banggakan yang hadir pada hari ini, ayo lakukan inovasi terbaik dan jalin sinergitas dan kolaborasi dengan lintas sektor, stakeholders, dan seluruh lapisan masyarakat. Jangan menunggu, karena waktu tidak bisa diputar kebelakang, kita harus bersama maju kedepan memberikan hal yang terbaik, membangun Kota Pematangsiantar melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing dan berkualitas. Perjuangan mencegah dan menurunkan stunting tidak akan sulit selama koordinasi, kolaborasi dan kerjasama yang baik dari semua pihak dapat berjalan. Lakukan perencanaan yang matang dan bersinergi serta memaksimalkan anggaran yang ada, sehingga apapun program yang kita laksanakan dapat terlaksana dengan maksimal, dan memberikan hasil yang baik, dengan harapan, semoga semua upaya yang kita lakukan dalam pencegahan dan penurunan stunting di Kota Pematangsiantar dapat terwujud dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kota Pematangsiantar yaitu “Siantar Sehat, Sejahtera dan Berkualitas”, ungkap Wali Kota melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely.
produk kecantikan untuk pria wanita

Sementara itu, Kepala Dinas P2KB, Hasudungan Hutajulu, SH dalam laporannya mengatakan, adapun maksud dan tujuan pelaksanaan audit kasus stunting ini adalah, audit kasus stunting merupakan salah satu kegiatan prioritas pada rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting yang dilakukan secara berkesinambungan sehingga intervensi atau pencegahan dapat segera dilakukan agar kasus tidak semakin memburuk atau penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa sehingga kasus tidak berulang di satu wilayah. 

Dengan tujuan yaitu, Mengidentifikasi risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran; Mengetahui penyebab risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran sebagai upaya pencegahan dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa; Menyampaikan hasil kajian kasus audit yang merupakan penajaman (rekomendasi) intervensi spesifik dan sensitif serta intervensi pencegahan yang dibutuhkan sesuai hasil kajian berdasarkan kelompok sasaran yang diaudit; Memberikan rekomendasi penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus serta upaya pencegahan yang harus dilakukan; dan Menyepakati hasil kajian dan rencana tindak lanjut menjadi rekomendasi penanganan kasus yang akan disampaikan untuk mendapat persetujuan dari Wali Kota selaku ketua TPPS.

Selanjutnya Kepala Dinas P2KB, Hasudungan Hutajulu, SH juga melaporkan, bahwa, adapun Narasumber dalam kegiatan ini yaitu dr. SL. Margaretha Gultom, Sp.A., dr. Robert S.H. Situmorang, SP. OG., RIZTY DESTA MAHESTRI, M.Psi., Psikolog, dan Elly Marinta Damanik, SKM., dengan peserta sebanyak 80 orang yang terdiri dari TPPS Kota Pematangsiantar, TPPS Kecamatan,TPPS Kelurahan,Tim Tehnis Audit Kasus Stunting,Tim Pakar Audit Kasus Stunting, dan sasaran audit kasus stunting dengan lokasi Kelurahan Kahean, Kelurahan Martoba, Kelurahan Bane, serta sasaran audit Catin 1 Orang, Ibu Hamil (Bumil) 4 Orang, Ibu Pasca Melahirkan (Bufas) 4 Orang, Bayi Dua Tahun (Baduta) 6 Orang,terangnya seraya menyampaikan Alhamdulillah segala upaya bersama yang kita lakukan di tahun 2023 membuahkah hasil yang baik. Walaupun kadang ada rintangan yang dihadapi, namun hasil SKI (Survei Kesehatan Indonesia) Tahun 2023 yang disampaikan di akhir april 2024 menyatakan bahwa prevalensi stunting 2023 berada di 7,7 persen. Kota Pematangsiantar turun sebanyak 6,6 persen dan berada pada urutan ke 3 terendah se sumatera utara. Kita boleh senang, namun kita tidak boleh lengah dengan hasil yang kita peroleh sekarang. Justru kita harus semakin bersinergi dan berkolaborasi. Khususnya dalam mendukung pelaksanaan intervensi serentak, pintanya.

iklan peninggi badan
Hadir dalam acar tersebut, selain para Narasumber dr. SL. Margaretha Gultom, Sp.A., dr. Robert S.H. Situmorang, SP. OG., Rizty Desta Mahestri, M.Psi., Psikolog, dan Elly Marinta Damanik, SKM, juga hadir mewakili Kapolres IPTU Marwan, Mewakili Dandim 0207/Simalungun Kapten ARM. Muslimin Saragih, para Pimpinan OPD dan Camat, serta TP.PKK Kota Pematangsiantar.
Editor: Yudi Setyawan
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️