Sabtu, 23 Mei 2026
Viral, video diduga anak pejabat Tapteng digrebek konsumsi sabu-sabu bersama cewek cantik di kos-kosan
Tapteng (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis Kamis, 04 Agu 2022 04:44
Video viral di platform Instagram saat YSH dan Ms digrebek aparat
Tangkapan Layar

Video viral di platform Instagram saat YSH dan Ms digrebek aparat

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), jauh - jauh hari telah menyatakan sikap perang terhadap narkoba. Bahkan, Bakhtiar Ahmad Sibarani saat menjabat Bupati Tapteng pernah menegaskan, tidak memberi ampun kepada siapa pun, khususnya di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tapteng, yang terlibat narkoba.
Sepertinya, program pemberantasan narkoba di lingkungan Pemkab Tapteng, hanya gertakan semata. Pasalnya, video diduga anak pejabat Tapteng, digrebek ketika konsumsi 'Sabu' viral di Instagram. Amatan utamanews video viral tersebut di-posting oleh akun @viral_netizen

Dalam video berdurasi ± 33 detik itu. Tampak terdengar suara seorang pria sedang melakukan interogasi dan menanya di tangan YSH. Dalam ucapan pria tersebut, menanyakan 'Dimana tempatnya Ini'.

YSH pun menjawab lokasi mereka saat itu 'Di Jalan Dolok Martimbang'. 
Pria dengan suara lumayan besar itu kembali menanya 'Bentuk Apa Narkoba Mu'. 

Putra Kepala Dinas itu mengaku 'Sabu Pak'. 

Diketahui, pria berinisial YSH seorang diduga oknum Honorer/ tenaga magang (Non PNS) di Pemkab Tapteng.

Bukan hanya itu saja, pria yang tidak terlihat dalam video tersebut kembali bertanya 'Kau tunjukkan, jangan kau tutupi sabunya'.
produk kecantikan untuk pria wanita

YSH yang merupakan warga Kota Sibolga memperlihatkan kaca tetes yang diduga berisi sabu - sabu dan terlihat juga jarum yang menancap di lobang gas mancis, tutup botol air mineral yang tertusuk pipet kecil di tangan YSH. 

Oknum tersebut juga bertanya nama dan marga pria berkaca mata itu. 

YSH didampingi seorang wanita berinisial Ms dengan menggunakan sweeter hitam, menjawab kalau namanya (Inisial-red) Y dan bermarga (Inisial) H.

iklan peninggi badan
Di lain tempat, N, yang merupakan ibu dari YSH, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp di Nomor Handphone +62 81361XXX301 terkait dugaan video penggerebekan diduga anaknya bersama wanita di Kost - kost-an di Kampung Dolok Martimbang, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga pada 17 November 2021 lalu, tidak membalas pesan tersebut, walau dua garis centang telah berubah warna biru.

Setelah dikonfirmasi melalui telfon genggamnya, Ibu YSH menjawab dan mengaku itu masa lalu. 

"Itukan masa lalu pak. Gak usah di tanya - tanya lagi pak. Gak usah di tanya - tanya lagi pak," ucapnya sembari menutup telfonnya, Rabu (3/08/2022).

Sementara itu, nomor telepon +62 852-74XX-XX58 mengirim pesan WhatsApp. Dalan pesan tersebut pemilik nomor itu mengaku dirinya adalah Y, yang ada dalam video viral tersebut.

"Halo selamat sore. Dengan pak Bambang ya? Wartawan utama news? Saya yang bernama Yasin. Ada masalah apa ya mas? Kan masalah nya sudah selesai, saya sudah menjalani rehabilitasi, Terus masalah nya dmna," tulisnya saat membalas pesan WhatsApp yang dikirim oleh wartawan.

Y menyampaikan dirinya adalah bukan pengedar.

"Bukannya di UU udh diterapkan setiap penyalah guna wajib direhabilitasi? Saya korban, bukan pengedar. Bisa pidana lo, pelecehan nama baik," bebernya dalam pesan singkat itu.

Namun saat ditanya terkait surat rehabilitasi yang menurutnya ada padanya, Y hanya mengirim foto dirinya bersama seseorang pria saat menerima/ memberi buku yang kalimat buku dalam foto tersebut, tidak terlihat dengan jelas. 

Bahkan ia mengatakan dalam pesan tersebut, bahwa kejadian itu pada tahun 2020 lalu dan pada tahun 2021 dirinya telah rehabilitasi.

"Waktunya klo gk salah 2020. Kok 2021. Mengada2 mas. 2021 saja saya masih di rehabilitasi. Ada, Dan sudah menjalani khusus konselor. Oke. Oke. Gak baca mas?. Masa gak terbaca," ucapnya melalui pesan WhatsApp.

Terkesan tak dapat memberikan foto surat rehabilitasi yang ada padanya. Y pun mengirim foto hasil tangkap layar/ screenshot dari google kepada wartawan.

"Cari dulu di google konselor itu apa. Mas kan wartawan. Seharus nya wawasannya luas dong. Saya sudah rehab dan sudah mengikuti pelatihan. Boleh kok di test urine skrg. Tpi klo hasil nya negatif gimana. Saya tuntut balik ketua ya," sebutnya dalam pesan.

Ironisnya, anak kepala Dinas di Pemkab Tapteng itu pun menanya rumah wartawan utamanews.com melalui pesan singkatnya berada di daerah Pandan.

"Ketua orang Pandan kan? Gak ketua pula orang yg kekgini, udh axa 10 orang yg saya hadapi begini ketua. Yg bermasalah saya, kok orang tua saya ikut2an. Wartawan atau penyidik ketua? Klo benar saya sudah rehab gmna ketua? Tapi klo beritanya palsu gimana? Saya berhak dong,menuntut ketua. Yasudah. Itu masalah 2 tahun yg lalu kok diungkit? Boleh sy telfon ketua? Capek ngetik2. Sy sibuk, Lg di kalimantan," ungkap nya dari pesan WhatsApp.

Sementara itu, wartawan Utamanews.com menerangkan secara detail alamat rumah pembuat berita ini. Namun ia hanya menjawab satu kata.

"Iyaa," di akhir pesannya.

Sebelumnya, Utamanews.com melakukan konfirmasi di rumah wanita berinisial Ms (Perempuan di sebelah YSH Dalam Video - red), di wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng. Namun, sang Ibunda bersama adik perempuan Ms mengaku kalau wanita cantik itu belum pulang kerumah.

"Siapa itu. Gak ada Ms nya disini nak. Sudah dua hari belum pulang bang," tutur Ibunda Ms dan juga adiknya.

Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later