Usai pesta miras, ABG ini diperkosa 3 teman pacarnya
Majalengka (utamanews.com)
Oleh: Wiji
Kamis, 22 Jun 2017 03:22
Anak baru gede (ABG) berinisial ER, 15 tahun, warga Desa Cipinang, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, menjadi korban pemerkosaan 3 teman prianya, Senin (19/6/2017) malam.Polsek Rajagaluh yang menerima laporan tersebut, berhasil menangkap 4 dari 5 pelaku yang terlibat dalam aksi bejat tersebut. Keempat orang tersebut, masing-masing berinisial YS, 25 tahun, YW, 28 tahun, HA, 24 tahun dan JA, 17 tahun.
Menurut keterangan Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto SE, MH melalui Kapolsek Rajagaluh, AKP Jaja Gardaja SH, sebelum kejadian, malam itu sekitar pukul 19.00, korban dijemput oleh pacarnya JA, di salah satu sekolah SMP yang berada di wilayah Sukahaji Majalengka.
Kemudian, korban pun langsung diajak main di Lapang Bola Desa Leuwilaja Kecamatan Sindangwangi oleh pacarnya tersebut.
Setelah tiba di lapangan itu, JA bersama kawan-kawannya berpesta minuman keras hingga sampai sekitar pukul 01.30 WIB.
Setelah berpesta miras, dikatakan Kapolsek, korban dibonceng bertiga dengan menggunakan sebuah sepeda motor Honda Beat oleh teman pacarnya, yakni YS dan HA.
Namun di tengah perjalanan pelaku menghentikan laju motornya dan berhenti di SDN Markuraga Desa Rajagaluh Lor Kecamatan Rajagaluh, dengan alasan akan buang air kecil.
Namun, tiba-tiba PC langsung menarik korban dan menutup mulut korban menggunakan tangan. Mengetahui dirinya hendak diperkosa, korban sudah menolak dan memohon dirinya jangan diperkosa. Tapi korban diancam jika berteriak akan dipukuli.
"Kalau dari hasil keterangan korban, bahwa PC yang merupakan teman pacarnya itu langsung membuka paksa celana luar dan dalam korban, dibantu oleh pacarnya JA, kemudian PC menyetubuhi korban secara digilir oleh tiga laki-laki teman pacarnya tersebut," ungkap Kapolsek.
Saat ini, kasus pemeriksaan korban, ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Majalengka, dan korban sudah dilakukan visum.
"Keempat pelaku sudah kami amankan, sementara satu pelaku lainnya berinisial PC yang belum tertangkap itu, kami tinggal melakukan pengejaran saja, karena nama dan alamatnya sudah jelas," katanya.