Relawan Kombatan Kutuk Keras Bom Surabaya
MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Minggu, 13 Mei 2018 13:43
Relawan Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan) Sumatera utara (Sumut) mengutuk keras aksi teror bom di tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5) pagi.
Relawan untuk Pilpres 2019 pemenangan Jokowi 2 Periode ini menyatakan, aksi keji dan biadab tersebut tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun. Perbuatan tersebut harus ditindak tegas.
Ketua DPW Kombatan Sumut Wasner Sianturi, SE melalui Sekretaris Sandy Wu menegaskan bahwa tidak ada agama apapun yang mengajarkan aksi teror.
Menurutnya, hanya ajaran sesat yang dibenarkan melakukan aksi radikalisme dan terorisme. Aksi teror itu, dilakukan seseorang yang menganut paham radikalisme dan kelompok terorisme untuk mencapai tujuan tertentu sesuai pemahaman ajaran sesat mereka.
"Untuk itu, kepolisian harus segera meningkatkan penanganan terhadap gerakan-gerakan radikalisme dan terorisme," ujar Sandy Wu di Medan, Minggu (13/5).
Sandy Wu yang merupakan Politisi muda PDI Perjuangan ini berharap seluruh lapisan masyarakat agar bergerak bersama dengan aparat keamanan untuk lebih berperan aktif mencegah dan menangkal ancaman terorisme.
"Saya berharap warga jangan sungkan untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian tentang keberadaan seseorang maupun kelompok yang mencurigakan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Sandy menegaskan bahwa tidak ada pengampunan bagi pelaku terorisme di Indonesia.
"Terorisme harus dibasmi sampai akar-akarnya, jangan kasih ampun. Tidak usah ada rasa kasihan. Tak ada ampun bagi terorisme," pungkasnya.