Polri Turunkan Team Labfor Mengungkap Kebakaran Di Labuhanbatu
Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Denny Pardosi
Rabu, 15 Jan 2020 09:45
Polda Sumatera Utara menurunkan team laboratorium forensik (Labfor) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca kebakaran empat unit rumah yang menewaskan satu balita di Kampung Nelayan, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada hari Selasa (14/01/ 2020). Team dibantu personil dari Polsek Bilah Hilir.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat Sik MH, melalui Kapolsek Bilah Hilir AKP Krisnat Indratno SE MH membenarkan olah TKP dilakukan Team Labfor Polda Sumut bersama penyidik Polsek Bilah Hilir, bertujuan mengetahui penyebab terjadinya kebakaran yang memakan korban pada Jumat (10/01/2020) sore.
"Ya, kita bersama tim labfor melakukan olah TKP di lokasi kebakaran empat unit rumah di Kampung Nelayan, dan hasilnya masih menunggu pemeriksaan secara laboratorium," ujarnya.
Krisnat menyebut, setelah olah TKP belum dapat disimpulkan sumber api, mengingat masih akan dilakukan pemeriksaan secara laboratorium terhadap barang bukti berupa sisa kebakaran yang ditemukan.
Sementara itu, Camat Bilah Hilir, Bangun Siregar ketika dikonfirmasi menjelaskan, dalam kejadian empat unit rumah semi permanen yang ludes dilalap sijago merah di Kampung Nelayan Bilah Hilir, memakan satu korban meninggal dunia , balita anak pasangan ZE(41) dan H (38) yang merupakan pengontrak rumah yang terbakar tersebut.
"Empat pintu terbakar, yang tiga pintu diisi oleh keluarga besar atas nama HK (42) dan yang satu lagi dikontrak ZE (41). Asal api dari rumah yang dikontak ZE, anaknya balita usia dua tahun meninggal diduga terbakar. Penyebab api menunggu hasil dari pemeriksaan kepolisian," jelasnya
Bangun menceritakan, saat kejadian pemilik rumah sedang tidak berada di tempat, namun seorang anak lelaki usia dua tahun ditinggal kerja oleh orangtuanya.
"Semua rumah ditinggal kerja pemilik. Kebetulan saat kejadian ZE sedang bekerja muat pasir di Tangkahan Titi Panjang dan istrinya bekerja di warung, sedangkan anaknya ditinggal tidur di rumah," tutupnya.