Minggu, 03 Mei 2026

Polrestabes Medan Akan Ambil Alih Kasus Viral UTBK USU - Bimbel Einstein Medical

Medan (utamanews.com)
Oleh: Dito Senin, 15 Mei 2023 20:35
Bimbel Einsten Medical Medan di Jalan Matahari Raya, Medan
 (Goklas Wisely/detikSumut)

Bimbel Einsten Medical Medan di Jalan Matahari Raya, Medan

Polisi sedang menyelidiki dugaan kecurangan tujuh peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Sumatera Utara (USU).

"Kami akan melakukan penyelidikan untuk pendalaman terhadap kejadian tersebut," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa dilansir detikSumut, Senin (15/5/2023).

"Kami akan melakukan rangkaian penyelidikan untuk memastikan dugaan tindak pidana yang terjadi," tambahnya.

Bimbel Einstein Medical juga akan diperiksa dalam penyelidikan tersebut. Fathir turut mengucapkan perkara itu akan diambil oleh Polrestabes Medan dari Polsek Medan Baru.
Co Founder Einstein Medical membantah

Di lain pihak, Co Founder Einstein Medical Antonius Aditya membantah soal tudingan miring bahwa pihaknya merupakan dalang di balik pemasangan alat perekam terhadap tujuh peserta serta soal bayaran dengan harga yang fantastis.

"Kita tidak pernah melakukan hal-hal seperti yang dituduhkan. Selama ini kami murni menggunakan teknik pembelajaran dengan bimbingan belajar. Tanpa bantuan teknologi, apalagi sampai berbuat curang," ungkapnya.

"Dari hasil audit internal sementara, kami berkesimpulan bahwa yang melakukan itu semua murni dari pihak eksternal," tambahnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Sebelumnya diberitakan, pengawas Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2023 di Universitas Sumatera Utara (USU) menangkap basah tujuh peserta yang bawa perekam saat ujian. Ternyata itu dilakukan atas inisiatif bimbingan belajar Einstein Medical, tempat ketujuh orang tersebut belajar.

Kepala Humas, Promosi dan Protokoler USU Amalia Meutia, meminta polisi mengusut bimbel tersebut. Menurut dia, berdasarkan pengakuan tujuh orang itu, alat perekam dipasang oleh pihak bimbel.

"Jadi tujuh peserta itu dipulangkan dari kantor polisi karena sebagai saksi korban. Karena, pengakuan mereka, yang memasang alat perekam itu adalah pihak bimbelnya," ujarnya, Kamis (11/5).

iklan peninggi badan
Amalia mengatakan alat perekam itu dipasang pihak bimbel sesaat sebelum pelaksanaan ujian. Pemasangan itu dilakukan di salah satu hotel.

"Bimbelnya yang harus bertanggung jawab atas tindakan curang ini. Di saat mereka mau ujian, di situ lah mereka baru tahu akan dipasangi alat-alat itu," sebutnya.

Menurut dia, tujuh peserta itu seperti ditipu. Karena dijanjikan akan lulus ujian dan belakangan diketahui menggunakan cara curang seperti itu.

"Kita harap polisi dapat mengusut tuntas terkait peran bimbel tersebut untuk melakukan kecurangan. Nama bimbelnya Einstein Medical," bebernya.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️