Pengunjung Open Surfing Contest Nias Selatan kecewa panitia lakukan pungli
Sorake (utamanews.com)
Oleh: Diman Gea
Rabu, 26 Jul 2017 19:36
Dok
Para Pemuda yang memalang jalan dengan bambu dan meminta uang masuk ke lokasi surfing.
Open Surfing contest di Nias Selatan, Sumatera Utara sepi pengunjung. Pasalnya, panitia mengutip pas masuk hingga mencapai Rp5 Ribu per kendaraan saat memasuki Pantai Sorake.
Amatan UTAMANEWS, pada Selasa, 25 Juli 2017, panitia yang berjaga di persimpangan jalan menuju Pantai Sorake memalang jalan dengan menggunakan bambu, dan kepada setiap pengunjung yang memasuki area pantai, mereka menyodorkan karcis masuk.
Salah seorang pengunjung yang menyaksikan kontes surfing tersebut kecewa lantaran diminta sejumlah uang saat memasuki kawasan pantai.
"Mestinya hal semacam ini tidak dilakukan oleh panitia karena dapat menurunkan semangat pengunjung", tutur Asa.
Hal yang sama dialami Sofyan, pengunjung dari Kota Gunungsitoli, yang mengungkapkan kekecewaannya soal karcis masuk karena saat masuk beberapa petugas yang berjaga dengan berseragam kaos putih bertuliskan "Nias Selatan Open Surfing Contest" memalang jalan dengan menggunakan bambu untuk mengutip uang masuk kendaraan roda empat sebesar Rp5 Ribu.
"Saya juga dikutip uang masuk oleh panitia di simpang jalan itu dengan memalang pakai bambu dan menyodorkan karcis dengan nilai bertuliskan lima ratus rupiah. Namun, petugas itu justru meminta lima ribu sebelum memasuki kawasan pantai Sorake", ujar Sofyan Kesal.
Open Surfing Contest yang digelar Pemkab. Nias Selatan tersebut berlangsung mulai 25-28 Juli 2017 mendatang untuk mempromosikan daerahnya karena Pantai Sorake merupakan tempat surfing yang dikenal di mata dunia.
Dalam kontes tersebut setidaknya sekitar 98 peserta yang berasal dari 6 Negara hadir meramaikan kegiatan itu.
Hingga berita ini tayang, UTAMANEWS masih kesulitan melakukan konfirmasi kepada pihak panitia.