Jumat, 15 Nov 2019 21:53

Panglima TNI :

Operasi TNI Tidak Hanya Mengandalkan Metode Peperangan Konvensional

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Kamis, 07 Nov 2019 16:07
Puspen TNI
Konsep operasi masa kini yang sedang dikembangkan adalah operasi multi dimensi, yang berbasis teknologi Network Centric Warfare. Operasi TNI tidak hanya mengandalkan metode peperangan konvensional semata, tetapi pada saat yang sama dibarengi dengan pelibatan Siber TNI, Puspen TNI, Intelijen, Teritorial, Satgas Dukungan, dan upaya diplomasi.

Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan 566 Perwira Siswa Seskoad, Seskoal dan Seskoau tahun 2019, bertempat di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, Jl. Gatot Subroto No. 96 Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/11/2019).

Panglima TNI mengatakan bahwa Network Centric Warfare adalah metode peperangan yang berbasis pada konektivitas jaringan komunikasi dan data secara real time dari markas ke unit-unit tempur dan sebaliknya, untuk mempercepat proses pengambilan keputusan komando, didasarkan pada data-data dan informasi terkini.

"Oleh karenanya dibutuhkan dukungan teknologi tinggi untuk memiliki kemampuan Network Centric Warfare, salah satunya adalah melalui program Interoperability Kodal yang sudah diajukan ke Kemhan melalui mekanisme pengadaan alutsista luar negeri," ujarnya.


Panglima TNI menegaskan bahwa dalam konteks kekinian, Puspen TNI tidak lagi hanya sebagai institusi penerangan masyarakat tetapi sudah harus berubah menjadi media warrior yang melaksanakan media warfare untuk memenangkan opini publik. Demikian juga dengan Siber TNI, Psikologi TNI, dan Koopssus TNI yang melaksanakan operasi-operasi khusus. "Upaya mencapai keberhasilan operasi TNI harus dicapai melalui segala lini, dan dilaksanakan secara terintegrasi, dengan tujuan akhir adalah untuk keberhasilan pelaksanaan tugas pokok," terangnya.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa spektrum ancaman yang sangat kompleks membutuhkan organisasi yang adaptif. Organisasi yang tidak responsive atau tidak adaptif dengan tantangan dan ancaman yang baru akan tenggelam dan digilas perubahan. "Untuk menjadi organisasi yang adaptif, TNI membutuhkan perwira-perwira yang adaptif pula. Perwira yang tidak alergi dengan perubahan, mampu melihat trend, bersinergi, dan tidak berpikiran sempit," tegasnya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, perlu ada perubahan mind set para perwira bahwa situasi saat ini sangat dinamis, cepat berubah dan membutuhkan respon tinggi. "Tidak ada lagi jamannya para komandan santai-santai dan berleha-leha di kursi komandan. Komandan harus turun ke lapangan, melihat fenomena dan trend perubahan ancaman, kondisi masyarakat, anak buah, dan berpikir antisipatif," tuturnya.

"Terlebih dengan dunia gadget dewasa ini. Jangan kemudian komandan hanya sibuk dengan gadgetnya, abai terhadap perkembangan anak buah. Pembinaan anggota tidak dapat dilepaskan dari tugas dan tanggung jawab setiap Dansat," tambahnya.

Di akhir pembekalannya, Panglima TNI mengingatkan bahwa pendidikan semacam Sesko TNI dan Sesko Angkatan harus dapat mencetak sumber daya manusia unggulan berupa perwira-perwira yang berkualitas. "Pembinaan para personel tersebut harus berdasar pada merit system, the right man on the right place, serta memperhatikan kemampuan dan prestasi," katanya.
Editor: Herda

T#g:Seskotni
Berita Terkait
  • Selasa, 12 Nov 2019 12:12

    Ajarkan Disiplin Sejak Dini, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 514 Latih Baris Berbaris

    Menjadikan pribadi yang disiplin baik secara perorangan maupun dalam bentuk kelompok, hal tersebut diwujudkan oleh personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Kostrad dengan memberikan latihan P

  • Senin, 11 Nov 2019 18:31

    Pemko Medan Apresiasi Danlantamal Jadikan Kampung Nelayan Sebrang Destinasi Wisata 

    Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kepada Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama (Laksma) TNI Abdul Rasyid K SE MM atas terob

  • Sabtu, 09 Nov 2019 00:09

    Keberhasilan Geladi Yudha Dharma Tingkatkan Profesionalisme TNI

    Keberhasilan Geladi Yudha Dharma tentunya tidak terlepas dari kesiapan para peserta dan penyelenggara yang telah menunjukkan motivasi, disiplin serta semangat berlatih dengan tujuan untuk meningkatkan

  • Rabu, 06 Nov 2019 16:06

    TNI Prioritaskan Peningkatan Kekuatan Pertahanan Tahun 2020

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) prioritaskan bidang pertahanan pada tahun 2020 diarahkan untuk peningkatan kekuatan pertahanan, penguatan kemandirian pertahanan dan penguatan kapasitas kelembagaan pe

  • Senin, 04 Nov 2019 12:04

    Kasum TNI Buka Geladi Yudha Dharma Dikreg XLVI Sesko TNI TA 2019

    Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto membuka Gladi Yudha Dharma Dikreg XLVI Sesko TNI TA 2019 yang diikuti 145 orang Perwira Siswa (Pasis) di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Se

  • Senin, 04 Nov 2019 14:54

    Korpri Unit TNI AL Tuan Rumah Donor Darah Dalam Rangka HUT Ke-48 Korpri TA 2019

    Aksi donor darah mewarnai rangkaian peringatan HUT Ke 48 Korpri yang dilaksanakan oleh Korpri Unit TNI AL di Gedung Serbaguna Denma Mabesal Cilangkap Jakarta Timur, Senin (4/11).Kegiatan yang dibuka o

  • Kamis, 31 Okt 2019 17:31

    Latihan Chandradimuka Salah Satu Upaya Membentuk Sinergisitas TNI-Polri

    Latihan Chandradimuka secara terintegrasi merupakan salah satu upaya untuk membentuk sinergisitas TNI-Polri dalam melaksanakan tugasnya di tengah-tengah masyarakat.Hal tersebut disampaikan Panglima TN

  • Kamis, 31 Okt 2019 16:51

    Mutasi dan Promosi Jabatan 60 Pati TNI

    Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. TNI melakukan up

  • Rabu, 30 Okt 2019 20:30

    TNI dan Kemhan bertekad wujudkan postur pertahanan negara yang handal

    Kedatangan Menteri Pertahanan RI Bapak Prabowo Subianto beserta rombongan disambut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

  • Rabu, 30 Okt 2019 16:00

    1.200 Atlet Menembak Ikuti Kejurnas Piala Panglima TNI

    Kejuaraan Nasional Menembak Piala Panglima TNI (Panglima TNI Shooting Championship) tahun 2019 yang akan berlangsung dari tanggal 30 Oktober hingga 3 November 2019, diikuti 1.200 atlet dari 15 Penguru

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak