Kamis, 21 Mei 2026
Mantan Kadis Pendidikan Binjai Menjadi Tersangka Kasus Tindak Pidana Korupsi Proyek DED
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Jumat, 30 Agu 2024 04:50
Penyampaian keterangan pers oleh Kajari Binjai
Istimewa

Penyampaian keterangan pers oleh Kajari Binjai

Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Binjai berinisial SUG, ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, Kamis (29/8). 

Selain SUG, dua orang lainnya berinisial RS dan SP, selaku Direktur dan Wakil Direktur CV. Gama atau pihak rekanan, juga ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas llA Binjai

Pantauan awak media, sebelum dibawa ke Lapas Kelas llA Binjai, SUG beserta dua orang rekannya terlebih dahulu menjalani pemeriksaan diruang Pidsus Kejari Binjai.

Namun sekira pukul 19.35 Wib, ketiganya tampak keluar dari ruang Pidsus Kejari Binjai yang berada di lantai ll Kantor Adhyaksa tersebut. 
Dengan dikawal beberapa orang petugas, ketiga tersangka tampak diborgol dan mengenakan rompi berwarna orange. Bahkan terlihat SUG terus menangis dan kondisinya sangat lemas sehingga harus dipapah masuk ke mobil tahanan pasca ditetapkan sebagai tersangka. 

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Binjai, H. Jufri SH MH, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi proyek Detail Engineering Design (DED) atau dokumen desain teknis bangunan yang terdiri dari gambar teknis, spesifikasi teknis dan spesifikasi umum, volume serta biaya pekerjaan pada Dinas Pendidikan Tahun Anggaran 2021.

"Hari ini kita menetapkan 3 tersangka, yaitu SUG, SP dan RS, dalam dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan DED pada Dinas Pendidikan Kota Binjai Tahun Anggaran 2021," ungkap H. Jufri, didampingi Kasi Intelijen Adre Wanda Ginting, dan Kasi Pidsus Kejari Binjai, dalam keterangan pers di hadapan awak media pasca penahanan ketiga tersangka tersebut, 

Adapun proyek DED yang dimaksud, ujar Kajari Binjai, bernilai 700 juta lebih, sementara untuk kerugian negara sesuai dengan perhitungan ahli mencapai 640 juta rupiah.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Berdasarkan perhitungan ahli, dari dua pekerjaan DED, nilai kerugiannya sebesar 640 juta rupiah. Artinya pekerjaan tersebut fiktif, dengan modus tidak menyesuaikan harga dengan SSH Pemko Binjai," tegasnya. 

Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan oleh pihaknya, Kajari Binjai menegaskan bahwa seluruh tenaga ahli yang terdaftar di CV. Gama tidak pernah merasa mengerjakan proyek DED Dinas Pendidikan Kota Binjai.

"Berdasakan hasil penyidikan tim kita, semua tenaga ahli yang kita periksa mengatakan tidak pernah dilibatkan dalam pekerjaan DED tersebut. Jadi proyeknya hanya dikerjakan satu orang dengan upah sebesar 40 juta rupiah," lanjut mantan Asintel Kejati Jambi itu.

iklan peninggi badan
Disoal berapa lama masa penahanan yang diberlakukan terhadap ketiga tersangka serta apakah ada kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka lain, Jufri mengatakan bahwa sesuai KUHAP pihaknya akan menahan ketiganya selama 20 hari ke depan.

"Untuk penahanan awal ini kita Tetapkan masa penahanan selama 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini. Sedangkan untuk kemungkinan bertambahnya tersangka lain, kita akan lihat perkembangan nantinya," demikian tutup H. Jufri. 
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later