Kamis, 16 Apr 2026

Laporan Dugaan Penipuan Rp45 Juta Berubah Status

Sibolga (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis Jumat, 14 Okt 2022 19:54
Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian / Penyidikan (SP2HP) Polresta Sibolga
 utamanews/Bambang EF Lubis

Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian / Penyidikan (SP2HP) Polresta Sibolga

Laporan dugaan penipuan Rp45 Juta, yang melibatkan IAS dan GAL dalam dugaan calo kios Pasar Sibolga Nauli, Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), telah berubah status menjadi Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian/ Penyidikan (SP2HP), pada Tanggal 11 Oktober 2022 lalu.

Dari sumber, Utamanews.com menerima pesan WhatsApp yang berisikan SP2HP dari Polres Sibolga dengan Nomor : LP/ B / 242 / X / 2022 / SPKT / POLRES SIBOLGA / POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 05 Oktober 2022 tentang terjadinya dugaan tindak pidana Penipuan, pada Jumat (14/10/2022).

Sementara itu, AKP R Sormin sebagai Kaur Humas Polresta Sibolga saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, belum dapat dihubungi.

Sebelumnya, pria dengan nama sapaan Damler ini, menyampaikan, kedatangannya di Polres Kota Sibolga pada Rabu 5 Oktober 2022 kemaren, untuk melaporkan oknum terduga calo kios baru dengan inisial IAS bersama rekannya GAL.
"Saya Damler Brismanto hutagalung salah seorang pedagang, yang didampingi oleh dua adek saya, Raju Firmanda Hutagalung dan Ofdyan Sadi, dari Aktivis Mahasiswa. Telah melaporkan saudara IS ke Polresta Sibolga dengan nomor surat tanda terima laporan Polisi STTLP/172/X/2022/SPKT atas dugaan penipuan yang dilakukan oleh saudara IAS. Dan diduga saudara GAL ikut serta dalam skema penipuan dan praktik pencaloan kepada saya," sebutnya.

Didampingi Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng). Damler mengaku, jika uang diberikan kepada oknum tersebut, maka kios bangunan baru bisa dia tempati.

"Dimana Saudara GAL menjanjikan dengan saya, tentang kios baru yang akan saya tempati. Apa bila saya memberikan sejumlah uang," bebernya sembari mengaku ia bertemu dengan oknum calo itu ketika berada di bangunan terminal baru saja selesai dibangun.

Diduga adanya bujuk rayuan dan keinginan harga yang ditentukan oleh calo. Pedagang kain ini terpaksa menarik tabungannya hingga puluhan juta rupiah, agar dapat berjualan di Pasar yang menelan uang rakyat senilai Rp61.844.726.628,- itu.
"Atas keinginan Saudara GAL, per kios saya dimintai sebesar Rp20 juta. Saya kemudian meminta 2 kios dan disetujui oleh Saudara GAL, maka uang yang saya berikan kepadanya sebanyak Rp46 juta, dengan keterangan Rp20 juta untuk kios pertama, dan Rp25 juta untuk kios ke dua, dan biaya membalik namakan kios tersebut. Satu juta lagi untuk komisi yang di minta untuk dirinya," jelasnya yang lalu.

Akhirnya pun, Damler memberikan uang puluhan juta kepada IAS didepan GAL yang disaksikan oleh Pahala Siregar (Pedegang), sebagai pembayaran kios baru di Pasar Swadaya Sibolga Nauli.

"Uang saya berikan kepada Saudara IAS, disaksikan oleh Saudara Pahala Siregar. Dengan kemudian Saudara IAS melimpahkan uang tersebut kepada Saudara GAL, karena kedua orang tersebut bekerja sama dalam skema penipuan dan praktik pencaloan terhadap saya," jelasnya dengan Utamanews.com

iklan peninggi badan
Ditenggarai, ia sepatak dan menunaikan kemauan calo, namun kios dagangannya hingga kini tak kelihatan wujudnya. Sambungnya, sebelum memberikan keterangan di Polresta Sibolga. Ia terus berupaya membangun silaturahmi dengan baik, supaya tidak ada yang tersakiti. Namun itikat baik pedagang kain ini, untuk meminta rupiahnya agar dikembalikan, sepertinya dipandang sebelah mata.

"Namun sampai hari ini, tidak ada pertanggung jawaban atas tindakan yang telah dilakukan oleh saudara yang bersangkutan. Begitupun sebelum pelaporan ini, saya sudah berupaya melakukan komunikasi baik dengan Saudara IAS dan GAL untuk mengembalikan uang saya. Namun berbalas janji-janji palsu dan tidak kunjung dipulangkan," cetus Damler waktu itu.

Dia meyakini jika laporan tersebut memenuhi unsur dugaan tindak pidana. Sehingga dirinya yakin, laporan tersebut diproses oleh Polres Kota Sibolga, sesuai harapan pedagang itu.
"Saya sangat yakin bahwa Polresta Sibolga dalam hal ini akan memberikan kepastian hukum, apa bila kebenaran telah terungkap dengan sejumlah bukti dan keterangan saksi yang telah diberikan. Terimakasih saya ucapkan kepada Polresta Sibolga yang telah menerima laporan saya. Begitu juga saya ucapkan terimakasih kepada dua Aktifis Mahasiswa, Adinda Raju Firmanda Hutagalung dan Ofdyan Sadi, telah memberikan motivasi dan dorongan sehingga saya berani melaporkan ini ke ranah hukum, dan saya sangat merasa terbantu," ungkapnya.

Menurut informasi, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Sumatera Utara. Memberikan gedung baru Pasar Sibolga Nauli kepada Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga, yang berlangsung di Kantor Walikota Sibolga, pada Jumat (5/7/2022).

Diketahui, gedung baru Pasar Sibolga Nauli dengan anggaran Rp61.8 Miliyar itu, memiliki kios sebanyak 514 ruang. Diantaranya, 137 kios baru di lantai dasar dan 361 kios pada lantai dua, serta 16 unit pada lantai tiga.

Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️