Jumat, 22 Mei 2026
Kebangetan! Ustaz Terciduk Bawa Sabu saat Ceramah di Lapas
Banyuwangi (utamanews.com)
Oleh: Salman Kamis, 22 Jun 2023 18:52
Tersangka saat diamankan bersama barang bukti
Dok. Istimewa

Tersangka saat diamankan bersama barang bukti

Kejadian ini di Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur. Seorang ustaz yang ditunjuk sebagai pengajar di salah satu pondok pesantren, tak disangka-sangka, terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Padahal, tugasnya seharusnya adalah membangun kerohanian warga binaan di Lapas Banyuwangi.

Seperti dilansir oleh detikJatim pada Kamis (22/6/2023), ustaz bernama MS (49) tersebut terciduk saat hendak memasuki lapas untuk memberikan pengajaran pada pagi hari. Penggeledahan menyeluruh yang dilakukan petugas mengungkapkan barang terlarang yang disembunyikan oleh ustaz ini. Sabu-sabu tersebut ditemukan di dalam dompet STNK mobilnya.

Kalapas Banyuwangi, Wahyu Indarto, menjelaskan bahwa petugas telah curiga terhadap MS sejak satu minggu sebelumnya. Setelah sesi pengajaran, MS bahkan meminta petugas kesehatan lapas untuk memeriksa tekanan darahnya.

"Dari sikapnya, petugas kesehatan kami mulai mencurigai MS sebagai seseorang yang menyalahgunakan narkoba," ujar Wahyu.
Namun, karena tidak ada bukti yang cukup, petugas tidak melakukan penangkapan saat itu juga. Mereka memilih untuk menunggu momen ketika ustaz tersebut kembali ke lapas untuk mengajar.

"Ketika momen tiba dan dia masuk kembali ke lapas, kami melakukan penggeledahan menyeluruh, dan pada akhirnya kami menemukan satu paket kristal putih yang terbungkus plastik klip di gantungan kunci mobilnya," jelas Wahyu.

Setelah temuan itu, para petugas meminta MS untuk menjalani tes urine. Seperti yang diduga, hasil tes urine tersebut positif mengandung narkoba.

"Hasil tes urine menunjukkan adanya metamfetamin dalam tubuh MS, dan yang bersangkutan mengaku mengkonsumsi narkoba semalam di kediamannya," tambah Wahyu.
produk kecantikan untuk pria wanita

MS mengakui kepada petugas lapas bahwa sabu-sabu tersebut hanya untuk konsumsi pribadinya. Dia menegaskan bahwa tidak ada niatan untuk menyelundupkan narkoba ke dalam lapas.

"Setelah temuan ini, petugas bekerja sama dengan Satreskoba Polresta Banyuwangi untuk melakukan pengembangan lebih lanjut," ungkap Wahyu.

Di tempat lain, Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari, mengungkapkan bahwa MS baru tiga kali mengajar agama di Lapas Banyuwangi.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later