Kasat Lantas Polres Binjai, AKP Jansen Indra Girsang, membenarkan jika kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Tol Binjai - Langsa disebabkan karena asap yang berasal dari kebun Tebu PTPN II yang dikelola oleh PT. Sinergi Gula Nusantara (SGN).
"Penyebabnya karena asap. PTPN II sudah bertanggungjawab atas korban. Sudah dimediasi dan berdamai," ujar Jansen, Kamis (5/3).
Perwira Pertama Polri ini juga menegaskan, kecelakaan beruntun itu melibatkan satu unit truk dan dua mobil.
Pun begitu dalam peristiwa tersebut, sebut Jansen, terdapat satu orang yang menjadi korban. Tapi ia tak merinci identitas korban dan kondisi luka yang dialami korban.
"Pihak kebun sudah melakukan press rilis. Masalahnya sudah tuntas," ucap Jansen.
Diketahui, sebelumya terjadi kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol Binjai - Langsa, Rabu (4/3).
Video peristiwa itu pun beredar viral di media sosial yang diunggah beberapa akun Instagram.
Pantauan awak media, di dalam video telihat satu truk dan dua unit mobil mengalami kecelakaan. Bahkan salah satu mobil mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian depan dan belakang.
Informasi yang diperoleh, kecelakaan itu diduga disebabkan oleh asap tebal yang membumbung dan menyelimuti ruas jalan Tol tersebut.
Asap tebal itu berasal dari kebun tebu yang berada disekitar lokasi kejadian. Sebab tampak ladang tebu itu dibakar oleh orang yang tak bertanggungjawab. Hasilnya kecelakaan beruntun pun terjadi.