Muhammad Faisal (67) warga Jalan Umar Baki, Kecamatan Binjai Barat, ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang dan jasadnya membusuk di sebuah parit yang berada di Kebun PTPN II Sei Semayang, tepatnya di Desa Namu Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Senin (18/7) pagi.
Diduga pria uzur yang akrab disapa dengan panggilan Kakek Uban tersebut meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya.
Berdasarkan data yang berhasil dirangkum, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Triani br Sinulingga (saksi) yang hendak mengambil air di parit guna menyirami tanamannya.
Namun, saat hendak mengambil air, ia mencium aroma busuk. Merasa curiga, ia pun mencari sumber bau tersebut. Betapa terkejutnya ia saat melihat jasad korban dalam keadaan terlentang di dalam parit.
Oleh saksi, penemuan mayat itu pun langsung diberitahukan oleh warga sekitar. Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Kutalimbaru bersama Tim inafis Polrestabes Medan, tiba di lokasi guna melakukan penyelidikan, untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, korban tewas murni akibat penyakit menahun yang dideritanya. Saat ditemukan tidak ada tanda tanda kekerasan pada dirinya," ungkap Kapolsek Kutalimbaru AKP Kasir Nasution.
Perwira Pertama Polisi ini juga mengatakan, korban diduga sudah meninggal dunia sekitar empat sampai lima hari yang lalu.
"Setelah pihak keluarga korban datang, diketahui jika korban memiliki riwayat penyakit tua yaitu pikun," urai AKP Kasir Nasution, seraya menambahkan bahwa korban sudah sekitar 10 hari pergi meninggalkan rumah.
Namun desas desus yang ada, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat dijemput oleh 2 orang rekannya dari sekitar kediamannya. Bahkan korban membawa uang puluhan juta rupiah.
"Setahu kami, korban merupakan pensiunan pegawai negeri," ungkap seorang warga yang namanya minta dirahasiakan dan mengaku warga Binjai Barat.