Kamis, 21 Mei 2026
Jaksa geledah PDAM Tirtasari Binjai terkait dugaan pengelolaan keuangan dan penyertaan modal
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Kamis, 15 Jun 2023 20:35
Tim kejaksaan bawa sejumlah material dari kantor PDAM Tirtasari Binjai, Kamis malam
Istimewa

Tim kejaksaan bawa sejumlah material dari kantor PDAM Tirtasari Binjai, Kamis malam

Beberapa dokumen akan dibawa oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai saat melakukan penggeledahan di Kantor PDAM Tirtasari Binjai, yang beralamat di Jalan WR Mongonsidi, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, Kamis (15/6). 

Penggeledahan tersebut terkait adanya dugaan pengelolaan keuangan dan penyertaan modal pada tahun 2016-2021. 

Hal tersebut ditegaskan Kasi Intel Kejari Binjai, Adre Wanda Ginting SH, saat dikonfirmasi awak media disela sela penggeledahan yang dilakukan oleh pihaknya. 

"Benar, penggeledahan ini terkait adanya dugaan pengelolaan keuangan dan penyertaan modal di kantor PDAM Tirtasari Binjai," ungkap Kasi Intel Kejari Binjai. 
Pun begitu, pria yang akrab dengan awak media ini tidak menjelaskan secara rinci dokumen apa yang dibawa oleh pihaknya. "Salah satunya beberapa data yang ada di komputer," urai Adre Wanda Ginting. 

Disoal apakah pihaknya selain akan memanggil Direktur PDAM Tirtasari Binjai Binjai, Taufik, juga akan memanggil mantan Direktur PDAM Tirtasari Binjai yang dijabat oleh Idham dan Yusmansyah, Kasi Intel Kejari Binjai tidak membantahnya. 

"Dugaan ini kan terjadi pada tahun 2016 hingga 2021. Jadi tidak menutup kemungkinan akan memanggil Direktur PDAM Tirtasari Binjai sebelumnya," beber Adre Wanda Ginting, seraya meminta doa agar penyelidikan ini dapat segera terselesaikan. 

Hingga pukul 19.59 Wib, pengeledahan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Binjai masih terus dilakukan di Kantor PDAM Tirtasari Binjai. Tim penyidik Kejari Binjai yang berada di Kantor Penyedia air bersih tersebut juga terlihat masih berada di dalam salah satu ruangan. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Penggeledahan di Kantor PDAM Tirtasari Binjai tersebut berdasarkan surat dari Pengadilan Negeri Binjai dengan nomor : 12/PenPid/2023/PN Bnj, serta surat perintah penggeledahan dari Kajari Binjai nomor : Print-609/L2.11/Fd.2/05/2023. 

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Binjai, melakukan penggeledahan di kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtasari, Jalan WR Mongonsidi, Kecamatan Binjai Kota, Kamis (15/6). 

Informasi yang berhasil dirangkum awak media, tim Kejari Binjai turun sekitar 15 orang. Di kantor PDAM Tirtasari, tim penyidik di bagi menjadi dua, satu tim diterjunkan ke Water Treatment Plant (WTP) atau lokasi pengolahan air bersih yang berada di Marcapada. 

iklan peninggi badan
Sedangkan satu tim lainnya melakukan penggeledahan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wib. Namun Hingga pukul 18.30 Wib, penyidik Kejari Binjai masih berada di perusahaan plat merah tersebut.

Belum diketahui pasti indikasi pelanggaran yang diproses pihak Kejari ini. Berbagai dugaan mencuat, salah satunya terkait pengadaan tawas di tubuh perusahaan penyedia air bersih tersebut. 

Direktur PDAM Tirtasari, Taufik, ketika dikonfirmasi awak media via selulernya, mengaku belum mengetahui kasus apa yang sedang didalami pihak Kejari Binjai. "Saya belum tahu itu. Kita juga tidak bisa menduga-duga," katanya. 

Taufik juga menyebutkan, jika dirinya sudah lama mengajukan pengunduran diri ke Pemko Binjai. "Awalanya saya ditanya, mau diberhentikan atau mengundurkan diri. Saya tunggu-tunggu tak ada juga pemberhentian. Akhirnya 28 April lalu saya ajukan pengunduran diri," ungkapnya. 

Meski surat pengunduran diri sudah diajukan, sebut Taufik, hingga saat ini surat tersebut belum diproses Pemko Binjai. "Sekarang sesekali saya masih ke kantor. Untuk pelayanan air bersih tetap berjalan, kan ada penanggung jawabnya masing-masing," terangnya. 

Disoal penggeledahan PDAM berkaitan dengan pengadaan tawas, Taufik tidak dapat menjelaskan hal itu. "Kita tidak bisa menduga-duga. Yang pasti, kalau soal piutang berjalan atau hutang lancar itu ada. Hutang itu belum kita selesaikan karena kondisi keuangan, dan itu biasa," tegasnya. 
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later