Jumat, 22 Mei 2026
Hasil pemeriksaan jenazah Siswa SD Binjai yang diekshumasi akan menentukan lanjut tidaknya proses hukum
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Rabu, 15 Jun 2022 15:15
Pembongkaran kuburan almarhum untuk dilaksanakan ekshumasi
Istimewa

Pembongkaran kuburan almarhum untuk dilaksanakan ekshumasi

Petugas Kepolisian dari Poldasu dan Polres Binjai akhirnya membongkar makam Muhammad Ichsan Aminty (11) siswa Kelas V SD Negeri 023971 Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, yang diduga meninggal dunia akibat dikeroyok oleh rekan rekannya di Sekolah, Rabu (15/6). 

Pembongkaran makam korban tersebut dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Binjai AKP M Ryan Permana. Menurutnya, pembongkaran makam tersebut guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. Ia juga menegaskan, pembongkaran tersebut dimulai sejak Pukul 10.00 Wib. 

"Pembongkaran ini pada Pukul 10.00 Wib. Kami melakukan ekshumasi ini terhadap korban yang diduga dianiaya dan mengakibatkan meninggal dunia terhadap seorang siswa berinisial IS. ekshumasi ini sendiri diambil alih oleh dokter dari rumah sakit Bhayangkara Polda Sumut," tegas Kasatreskrim Polres Binjai. 

Kegiatan ekshumasi ini kata Kasatreskrim Polres Binjai, terdiri dari pembongkaran kuburan almarhum. 
"Untuk selanjutnya akan dilakukan outopsi oleh pihak dokter rumah sakit Bhayangkara. Tujuannya untuk dilakukan penyelidikan apakah ada organ organ ataupun tanda tanda yang diduga akibat penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," urainya. 

Sedangkan untuk hasil outopsi, lanjut Perwira Pertama Polisi ini, pihaknya juga menunggu dari hasilnya dari Rumah Sakit Bhayangkara. "Pastinya butuh beberapa hari. Apabila nanti hasil sudah keluar, nanti akan kita sampaikan ke teman teman media," tutur M Ryan Permana. 

Disinggung sejauh mana pemeriksaan yang dilakukan oleh Polres Binjai, Kasatreskrim Polres Binjai mengakui bahwa pihaknya sudah meminta keterangan terhadap beberapa saksi. 

"Sejauh ini untuk pemeriksaan terkait kasus ini sudah beberapa kali kita lakukan, seperti meminta keterangan dari keluarga korban dan teman korban maupun pihak sekolah," beber Kasatreskrim Polres Binjai, sembari menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan Lidik guna mendalami apakah memang betul atau tidaknya tindak pidana tersebut.
produk kecantikan untuk pria wanita

Disoal apa hukuman atau sanksi yang diberikan kepada pelaku jika terbukti bersalah, Kasatreskrim Polres Binjai belum bisa memastikannya dikarenakan masih dalam proses penyelidikan. 

"Masih dalam proses penyelidikan, kami belum bisa menyampaikan terkait sanksi yang akan diterima atau dipersangkakan terhadap terduga karena kita belum bisa membuktikan bahwa betul atau tidaknya tindak pidana ini untuk berapa orangnya. Mohon maaf ya," beber AKP M Ryan Permana saat dikonfirmasi awak media dilokasi pembongkaran makam korban. 

Di tempat yang sama, dr Zakaria Zansen yang merupakan dokter kesehatan dari Rumah Sakit Bhayangkara Sumut, saat dikonfirmasi awak media bahwa hasil dari outopsi sekitar seminggu atau dua Minggu kedepan.  

iklan peninggi badan
"Sabar ya bang, hasilnya sekitar seminggu atau dua minggu kedepan," katanya dengan singkat.

Sebelumnya, ratusan masyarakat memadati tempat pemakaman umum yang berada di Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, tepatnya di samping timbangan Dishub Binjai, Rabu (15/6). 

Ramainya masyarakat dilokasi pemakaman umum tersebut bukan untuk memakamkan warga atau saudaranya, melainkan guna melihat pembongkaran makam salah seorang siswa Kelas V SD Negeri 023971 Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Muhammad Ichsan Aminty (11) yang meninggal dunia karena diduga dikeroyok oleh teman temannya di Sekolah. 

Pantauan awak media dilokasi, tim forensik dari Polda Sumut, mulai melakukan pembongkaran makam Siswa Kelas V SD Negeri 023971 tersebut yang berada di Lingkungan VI Kelurahan Payaroba, sekira Pukul 10.00 Wib. 

Petugas Kepolisian dari Polres Binjai dan Polsek Binjai Barat, juga tampak berada dilokasi guna mengamankan lokasi. Tidak hanya itu, garis "Police line" juga dipasang oleh petugas Kepolisian.

Diketahui, almarhum Muhammad Ichsan Aminty, sudah 20 hari dimakamkan di TPU tersebut. Korban merupakan anak yatim. Dari kecil, bapak kandungnya sudah meninggal dan ibunya menikah lagi.

Atas kematian Muhammad Ichsan Aminty, keluarga korban yang meninggal dunia pada Selasa (24/5) lalu, meminta Polres Binjai, agar segera menindaklanjuti laporan mereka serta menghukum orang orang yang ikut terlibat menganiaya korban jika terbukti bersalah. 

Hal itu dikatakan Meini Mustika, yang merupakan Tante korban (adik kandung ibu korban) saat menemani orangtua korban membuat laporan ke Mapolres Binjai, Kamis (9/6) sore. 
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later