Diduga Stress Karena Penyakit, Warga Desa Bengkel Gantung Diri
Sergai (utamanews.com)
Oleh: Derman Yatviko
Jumat, 25 Sep 2020 19:15
Diduga stress lantaran penyakit, M Yasen (30), gantung diri dengan menggunakan tali tambang di rumahnya, di Jalan Pendidikan Dusun II Desa Bengkel, Kec. Perbaungan, Kabupaten Sergai, Jumat (25/9/2020), sekitar pukul 06.05 Wib.
Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH.M.Hum didampingi AKP Viktor Simanjuntak kepada wartawan Utamanews.com, mengatakan sebelumnya menerima laporan pengaduan dari masyarakat tentang adanya mayat laki-laki dewasa yang meninggal akibat bunuh diri dengan cara mengikat lehernya dengan seutas tali.
"Dari lokasi (TKP) diamankan barang bukti seutas tali tambang warna hijau tua dalam keadaan tersimpul. Dan sepasang pakaian korban yang di kenakan saat itu," terang Kapolres.
Menurut Kapolres, korban sekaligus pelaku diduga nekat bunuh diri dengan cara mengikat lehernya dengan seutas tali nilon dan menggantungkan dirinya di sebuah tiang rumah.
"Pada saat personel ke TKP korban sudah menjadi mayat. Setelah dilakukan serangkaian interogasi terhadap keluarga atau orang tua serta saksi - saksi keluarga mengaku kalau korban memang sedang sakit di bagian kaki dan diperkirakan korban menjadi depresi stress," ujar Kapolres.
"Sehingga dugaan sementara, korban melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri, dan pihak keluarga keberatan bila mayat dilakukan pemeriksaan secara otopsi yang dinyatakan dengan surat pernyataan," pungkas Kapolres.