ASN Sergai Terkait Pornografi, Pelapor: Mohon Segera Diproses Pak Kapolda, Agar Menjadi Efek Jera
Sergai (utamanews.com)
Oleh: Erick Yoma
Selasa, 22 Mar 2022 12:42
Istimewa
Bukti pelaporan terhadap pelaku
Kasus asusila (Pornografi) yang dilakukan oleh seorang oknum ASN berinisial JS belakangan ini menjadi sorotan berbagai media daerah di Sumut, karena kuat dugaan telah melakukan tindak Pidana UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi Pasal 36, JS pun lantas dilaporkan ke Polda Sumut dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/271/II/2022/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 12 Febuari 2022.
Peristiwa oknum ASN ber inisial JS tersebut yang mempertontonkan alat kelaminnya dari atas alat berat (Excavator) di hadapan salah seorang warga bernama Jonson Tampubolon (JT) dengan berkata "Ini kau isap" terjadi Senin, (10/01/2022) sekira pukul 13.30, di Dusun II Durian Kondot, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai.
Merasa sangat janggal atas perbuatan oknum ASN berinisial JS tersebut, pihak Jhonson Tampubolon melaporkan ke Polda Sumatera utara dengan didampingi kuasa hukumnya Jamot Samosir, SH pada tanggal 12 Februari 2022 yang lalu dan berharap kepada pihak penyidik agar bekerja secara profesional dan tanggap akan kasus pornografi yang dilakukan oknum ASN ini.
Jonson Tampubolon menyampaikan kepada media ini dengan didampingi keluarga, "Kami berharap agar laporan kami terkait perbuatan JS itu untuk segera diproses hukum sesuai Undang - undang berlaku di Negeri ini.
"Seperti tidak ada harga diri saya dibuatnya dengan menunjukkan kemaluannya di hadapan saya dengan mengucapkan "Ini Kau Isap", ucap Jhonson dengan geram, menirukan bahasa si JS.
"Proses hukum di Negeri ini khususnya di Polda Sumatera utara kami yakini akan berpihak kepada kebenaran, Agar kelak menjadi efek jera kepada masyarakat lain agar tidak meniru seperti kelakuan si JS itu" ungkapnya.
Jonson juga menambahkan bahwa pemberitaan yang dibangun oleh JS di beberapa media online Sabtu (26/2/2022) itu tidak benar, seperti JS kencing di hutan, tanah ibu saya sudah dijual, saya mencari gara-gara kepada JS.
"Saya nyatakan keterangan JS di beberapa media online itu semua tidak benar dan tidak sesuai kenyataan," tegas Jonson.
"Sekali lagi Saya mohonkan dan berharap kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara agar laporan saya diproses secepatnya agar ada efek jera," harap Jonson.