Rabu, 19 Sep 2018 09:18

Kekurangan Upah Belum Dibayar, Karyawan PT NP Aksi Mogok Kerja

Palas (utamanews.com)
Oleh: Sam
Rabu, 25 Apr 2018 18:55
Maulana Syafii
Pengurus FSPMI Tabagsel foto bersama dengan perwakilan PT Nasangga Putra disaksikan Disnaker Padangsidimpuan, UPT Wasnaker Wilayah VII dan aparat kepolisian, usai tanda tangani Perjanjian Bersama akibat mogok kerja karyawan.
Sebanyak 29 orang karyawan PT Nasangga Putra (PT NP), yang berlokasi di Desa Balakka Nalomak, Kecamatan Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan melakukan aksi mogok kerja menuntut perusahaan segera membayarkan kekurangan upah tahun 2016-2017.

Dipimpin Pengurus Serikat Pekerja dari Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Korda Tapanuli Bagian Selatan (KC FSPMI Tabagsel), puluhan buruh perusahaan distribusi gas LPG subsidi pemerintah itu, sejak Rabu (25/4/2018) pagi, sudah berkumpul di depan pintu gerbang perusahaan. "Kami mendesak manajemen PT Nasangga Putra segera membayarkan kekurangan upah tahun 2016-2017. Kami juga meminta pihak perusahaan agar berkomitmen dalam membangun harmonisasi hubungan industrial di lingkungan perusahaan," ucap Uluan Pardomuan Pane, Pengurus FSPMI Tabagsel.



"Aksi mogok kerja ini kami tempuh, karena kami menilai pihak perusahaan selalu mengulur-ulur waktu untuk membayarkan hak-hak normatif pekerja. Selain itu, pekerja juga sampai kini belum didaftarkan menjadi peserta BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan oleh pihak perusahaan," lanjutnya.

Aksi mogok kerja ini sendiri, tambahnya, dilakukan setelah sebelumnya, pada tanggal 21 Maret 2018 yang lalu, pihak perusahaan menyatakan akan menyelesaikan persoalan PPHI ini secepatnya. "Tapi, sampai aksi ini digelar perusahaan kami nilai sudah wanprestasi atas kesepakatan yang tertanggal 21 maret tersebut," terangnya.

Aksi mogok kerja puluhan karyawan ini mendapat perhatian serius dari pihak Disnaker Kota Padangsidimpuan dan pegawai dari Kantor UPT Wasnaker Wilayah VII dan dikawal oleh puluhan personil kepolisian dari Polresta Padangsidimpuan. "Kami meminta kepada pihak perusahaan agar segera membayarkan hak-hak normatif pekerja, yaitu kekurangan upah pekerja di tahun 2016-2017, karena membayar upah pekerja di bawah ketentuan UMK adalah tindak pidana kejahatan," desak Kabid Hubind Disnaker Padangsidimpuan, Budi Yamin Rangkuty, SH.

"Kami akan melakukan upaya hukum bila pihak perusahaan masih membandel tidak membayar kekurangan upah pekerjanya. Kita minta itikad baik dari perusahaan untuk mentaati aturan perundang-undangan ketenagakerjaan," timpal Kasi Penegakkan Hukum UPT Wasnaker Wilayah VII, Ali Sakhban Pane.

Aksi mogok pekerja ini, diterima oleh perwakilan Manejemen PT Nasangga Putra, Gadis Uli Parna Ritonga, Kabag Administrasi dengan disaksikan sejumlah aparat kepolisian yang turut mengamankan jalannya aksi mogok kerja.

Dari aksi mogok kerja tersebut, dicapai kesepakatan bersama, pihak perusahaan akan membayarkan kekurangan upah pekerja pada tanggal 5 Mei 2018. "Manajemen PT Nasangga Putra berkomitmen akan membangun harmonisasi hubungan industrial dengan pekerjanya ke depan, agar lebih baik lagi," kata Gadis.

Editor: Erickson

T#g:aurBuruh
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Sep 2018 22:47

    Aktivis di Medan Peringati 14 Tahun Kematian Munir

    Sejumlah aktivis di Kota Medan menggelar aksi refleksi 14 tahun kematian pejuang Hak Asasi Manusia, Munir, di bundaran depan Kantor Pos Besar Medan, Jalan Balai Kota, Medan, Jumat (7/9/18) sore. Merek

  • Rabu, 05 Sep 2018 17:55

    PTTN Kembali Didemo AMPMB

    Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat Bersatu (AMPMB) bersama masyarakat yang tergabung dari sembilan desa kembali melakukan aksi demonstrasi, Rabu (5/9/2018). Kali ini massa berunjukrasa di Ka

  • Senin, 03 Sep 2018 19:23

    Masyarakat Nias Minta KPU RI dan Timsel Sumut V Batalkan Ujian CAT Calon KPU Nias Selatan

    Ratusan masyarakat Kepulauan Nias yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Ono Niha (HIMONI) dan Forum Komunikasi Masyarakat Nias (Forkamnis) geruduk Kantor KPU Provinsi Sumatera Utara, Senin (3/9/201

  • Senin, 03 Sep 2018 12:33

    Massa Central Bersatu Aksi Damai Terkait Dugaan Korupsi Dinas Kesehatan Labuhanbatu

    Sebanyak lebih kurang 115 orang massa dari Central Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu (Central Bersatu) Kabupaten Labuhanbatu akan melakukan Aksi Damai ke arah kantor Mapolres Labuhanbatu, kantor Kejaks

  • Selasa, 28 Agu 2018 19:48

    Tuntutan Tidak Ditanggapi, AMPB Dirikan Tenda dan Bermalam di PTTN

    Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Masyarakat Bersatu (AMPMB) dan sejumlah warga dari sembilan desa melakukan unjuk rasa (unras) ke PT Tapian Nadenggan (PTTN) di desa Hutabaru Nangka,

  • Selasa, 31 Jul 2018 17:40

    Pemilik PKS PT PPSP Ternyata Mantan Supir Istri Pejabat Labuhanbatu

    Terungkap dalam aksi demonstrasi yang digelar masyarakat Pulo Padang, Senin (31/7/2018) di Kantor Dinas Perizinan Labuhanbatu, bahwa pemohon dan Direktur PKS PT. PPSP (Pulo Padang Sawit Permai), yang

  • Selasa, 31 Jul 2018 17:20

    Ratusan Massa Demo, "Usut Suap Uang Pembangunan PKS PT PPSP Pulo Padang"

    Kembali, ratusan warga Lingkungan Bandar Selamat I Kelurahan Pulo Padang Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, tumpah ruah ke jalan Kota Rantauprapat dari depan Mapolres Kabupaten Labuhanbatu.

  • Kamis, 12 Jul 2018 19:02

    Ratusan Warga Desa Sialang Taji Demo di Kebunan Sawit PT. LWI (Sinar Mas Group)

    Ratusan Warga Desa Sialang Taji Kecamatan Kualuh Selatan Labura, melakukan aksi demo di lokasi perkebunan PT. Leidong Weist Indonesia (PT. Sinar Mas Group), Kamis (12/7/2018).Adapun tuntutan para pese

  • Senin, 09 Jul 2018 15:49

    Mahasiswa Demo Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi

    Kekecewaan terhadap kinerja Pimpinan Kejaksaan yang lama yang dinilai lamban dan terkesan tebang pilih dalam menangani kasus korupsi di Kota Tebing Tinggi membuat beberapa elemen orgnisasi mahasiswa k

  • Jumat, 13 Jul 2018 04:13

    Aksi 67, Benarkah untuk Keadilan Umat Islam?

    Persaudaraan Alumni 212 baru-baru ini mengajak umat muslim untuk melaksanakan aksi pada hari Jumat tanggal 6 Juli 2018, dengan tagline "aksi 67, Tegakkan Keadilan". Aksi ini di dukung pula oleh bebera

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak